Walhi Sulsel: Menyelamatkan Hutan Berarti Menyelamatkan Manusia dan Kebudayaan

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR— Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Sulsel, menaruh atensi penuh terhadap kondisi hutan. Berbagai langkah pendekatan dan kampanye dilakukan misalnya melalui talkshow Selamatkan Rimba Terakhir.

Direktur Walhi Sulsel, Muhammad Al Amin menyampaikan pentingnya langkah dan upaya berbagai pihak terutama pemerintah untuk menyelamatkan hutan.

“Penyelamatan hutan bukan hanya soal pohon dan tumbuhan. Namun juga terkait erat dengan interaksi manusia dan kebudayaan yang ada,” ungkapnya dalam acara talkshow Selamatkan Rimba Terakhir, Minggu, 14 April di Red Corner.

Amin memaparkan dalam 10 tahun terakhir, terjadi degradasi hutan yang sangat besar. Sehingga dari 2 juta hektare lahan hutan, yang difungsikan hanya 1,5 juta hektare saja.

Dalam acara talkshow ini menghadirkan Wakil Bupati Bulukumba, Tommy Satria Yulianto; Wakil Bupati Luwu Utara, Muh. Thahar Rum dan Ketua TGUPP Sulsel, Prof. Yusran Yusuf. (abd)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment