Dukungan Ustaz Abdul Somad Tuai Polemik, Ini Komentar Tokoh

FAJAR.CO.ID, JAKARTA--Langkah Ustaz Abdul Somad (UAS) bertemu dan mendukung capres nomor urut 02, Prabowo Subianto terus menuai polemik. Sejumlah pejabat dan tokoh politik menyampaikan pendapatnya.

Pertama, Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Bima Haria Wibisana. Dia menyatakan tindakan UAS yang masih berstatus dosen PNS itu sebagai bentuk politik praktis.

“UAS sudah berpolitik praktis. Itu tidak boleh, kan beliau dosen PNS. Meski alasan cuti pun tetap tidak bisa," kata Bima, Jumat (12/4).

Bima Haria menilai, UAS telah melanggar SE Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB), tentang Pelaksanaan Netralitas serta PP 42 Tahun 2004 tentang Kode Etik PNS.

Dua, Bambang Dayanto Sumarsono, Asisten Deputi Pembinaan Integritas dan Penegakan Disiplin SDM KemenPAN-RB. Dia mengatakan apa yang dilakukan UAS melanggar aturan netralitas PNS. Di samping bertentangan dengan PP 42 Tahun 2004 tentang Kode Etik PNS.

Tiga, Anggota Komisi III DPR Fraksi PKS, Habib Aboe Bakar Al Habsy. Menurutnya, tak ada aturan yang dilanggar UAS. Tidak ada muatan kampanye dalam video yang viral di media sosial dan mainsteam tersebut.

"Saya tidak melihat adanya pelanggaran yang dilakukan oleh UAS. Sepanjang video yang beredar tidak ada ajakan kepada publik dari UAS untuk memilih Prabowo, artinya tidak ada muatan kampanye di sana," kata Habib Aboe, Sabtu (13/4).

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : hamsah


Comment

Loading...