Foto Simbol 2 Jari, Bawaslu Pecat Dua Pengawas Ini

Senin, 15 April 2019 - 09:43 WIB

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR–Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Makassar memastikan memecat dua petugasnya. Gara-garanya, mereka menggunggah foto pose dua jari di medial sosial (medsos).

Foto tersebut kemudian tersebar luas dan menjadi sorotan masyarakat. Bahkan tidak sedikit yang mengecamnya. “Saya pastikan akan segera diganti. Secepatnya,” tegas Ketua Bawaslu Makassar, Nursari, Senin (15/4).

Foto pose dua jari itu dianggap melanggar netralitas penyelenggara Pemilu 2019. Dalam foto yang beredar di grup-grup percakapan WhatsApp, tampak tiga orang mengenakan rompi berlogo Bawaslu Makassar. Dua di antaranya mengacungkan jari teluncuk dan jempol.

Tanda itu kerap diidentikan dengan pendukung Calon Presiden-Calon Wakil Presiden (Capres-Cawapres) nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. “Saat ini kami melakukan investigasi,” terang Nursari.

Dari foto yang beredar, diketahui gambar diabadikan saat di Lapangan Karebosi Makassar, Minggu (14/4). Di lokasi tersebut berlangsung Apel Siaga Pemilu 2019 yang digelar Bawaslu Sulsel.

Apel Siaga digelar sebagai bentuk kesiapan Bawaslu mengawal Pemilu 2019. Ratusan pengawas dari tingkat kecamatan hingga Tempat Pemungutan Suara (TPS) bergabung dalam parade dan kampanye pemilu aman dan lancar.

Beberapa jam setelah foto beredar, Bawaslu Makassar mengidentifikasi dua orang yang tampak berpose dua jari. Tak disebutkan identitasnya. Namun mereka dikenali sebagai petugas Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) di Kelurahan Parangloe, Kecamatan Tamalanrea, Makassar.

Nursari memastikan, pihaknya langsung bersikap tegas terhadap kedua petugas yang menunjukkan keberpihakan di pemilu. Ia mengimbau kepada jajarannya untuk menjaga netralitas. Bawaslu sebagai penyelenggara akan bersikap profesional. “Yang kedapatan pasti akan langsung ditindak. Pastinya kami akan tegas. Jika terbukti, kami akan langsung pecat,” tegasya. (jp)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.