Presiden Jokowi Dapat Keistimewaan Masuki Kakbah, GP Ansor: Keislaman Beliau Begitu Diapresiasi

Senin, 15 April 2019 21:55
Belum ada gambar

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjalani umrah di tanah suci makkah, Saudi Arabia. Selain Presiden, nampak pula keluarganya menemani dalam ibadah itu. Disana, Jokowi mendapat keistimewaan untuk memasuki Kakbah, setelah mendapat ijin Raja Salman yang merupakan sang Khadim al-Haramain asy-Syarifain atau disebut Penjaga Dua Kota Suci.Pada Senin (15/4/2019) pagi, Jokowi telah bertolak ke Jeddah dan melanjutkan perjalanan ke Mekah. Presiden hanya bisa mengucap syukur seraya memanjatkan pujian ke hadirat Allah SWT karena diberi kesempatan menjejak ruang dalam Baitullah itu.”Ya Allah, tambahkanlah kemuliaan, kehormatan, keagungan dan kehebatan pada Baitullah ini dan tambahkanlah pula pada orang-orang yang memuliakan, menghormati dan mengagungkannya di antara mereka yang berhaji atau yang berumroh padanya dengan kemuliaan, kehormatan, kebesaran dan kebaikan,” ucap Jokowi sebagaimana dikutip dalam akun instagramnya.Seusai masuk ke dalam Kakbah, Presiden bersama rombongan melakukan tawaf yang kemudian dilanjutkan dengan shalat Subuh berjamaah di depan multazam. Setelah shalat, Presiden bersama rombongan melaksanakan Sa’i. Mengakhiri ibadah umrah, Presiden dan rombongan melakukan tahalul pada pukul 06.37 waktu setempat.Jokowi juga mengucapkan salamnya dari Tanah Suci kepada seluruh rakyat Indonesia yang ada di Tanah Air. Usai menunaikan ibadah Umrah, Presiden dan Ibu Negara Iriana meninggalkan Makkah untuk melanjutkan perjalanan kembali ke Jeddah.”Suatu keistimewaan seseorang bisa masuk ke dalam kakbah, jadi tak sembarang orang. Artinya kami melihat bahwa ini tak lepas dari bentuk apresiasi kerajaan Saudi Arabia atas keislaman beliau,” ucap Rio Arif Wicaksono, Pengurus GP Ansor Tangerang.

Komentar


VIDEO TERKINI