Raja Salman Tambah Kuota Haji 10 Ribu Jamaah, Ini Penjelasan Menag

Senin, 15 April 2019 22:15

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin membenarkan bahwa Pemerintah Arab Saudi telah memberikan tambahan kuota haji Indonesia sebanyak 10 ribu jamaah. Pemberian tambahan kuota secara resmi disampaikan Raja Salman kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat kungungan ke Arab Saudi.“Info tentang penambahan kuota benar adanya. Saat ini, tambahan kuota tersebut juga sudah masuk dalam sistem e-Hajj Saudi. Sebagai tindak lanjut, kami akan segera melakukan pembahasan dengan DPR,” ujar Lukman melalui keterangan tertulis, Senin (15/4).Menurutnya, pembahasan dengan DPR dan Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) perlu segera dilakukan karena penambahan kuota berimplikasi pada sejumlah hal yang kompleks. Pertama, terkait biaya penyelenggaraan.Kemenag bersama DPR telah menyepakati Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPIH) 1440 H/2019 M dengan skema kuota 221 ribu, terdiri atas 204 ribu jamaah haji reguler dan 17 ribu jamaah haji khusus. Rata-rata BPIH untuk jamaah haji reguler tahun ini sebesar Rp 35.235.602 atau setara USD 2.481.“Bersama DPR, kami sudah menyepakati biaya haji 2019 menggunakan dana optimalisasi sebesar Rp 7,039 triliun untuk 204 ribu jamaah. Itu artinya untuk 10 ribu jamaah baru sebagai tambahan kuota diperlukan tambahan biaya tak kurang dari Rp 346 miliar,” katanya.

Bagikan berita ini:
10
7
3
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar