Gagal Pencalegan, Kenali Gejala Stres dan Cara Menghindarinya

Selasa, 16 April 2019 - 16:28 WIB
Ilustrasi orang mengalami stres. Kenali gejala stres dan cara menghindarinya agar bisa menjalani hidup lebih bahagia. (Personnel Today)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Stres karena masalah tertentu bisa dialami oleh siapa saja, tak terkecuali calon legislatif (caleg) yang gagal dalam Pemilu 2019. Sebab mereka berisiko menghadapi kekecewaan yang besar yang bisa berujung pada stres jika gagal menjadi seorang menjadi legislator. Terlebih dengan pengorbanan waktu dan materi yang besar.

Dalam keterangan tertulis, Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) Prof. Dr. dr. Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH, MMB, menjelaskan kecewa dan stres merupakan faktor pencetus yang bisa menyebabkan gangguan kejiwaan. Gangguan jiwa yang terjadi bisa ringan sampai berat.

“Mulai dari sakit kepala, susah tidur atau nafsu makan menurun, gangguan jiwa bisa berupa depresi sampai yang berat seperti psikosis akut. Berbagai gangguan sistim organ bisa terjadi akibat adanya faktor stres tersebut,” jelasnya.

Agar tak mengalami gangguan kejiwaan, ada baiknya masyarakat mulai mengenali gejala stres. Agar bisa mengambil langkah sehat lainnya jika berada dalam posisi tersebut.

Berbagai keluhan yang dapat timbul saat seseorang mengalami stres antara lain sakit kepala, pusing melayang, tangan gemetar, sakit leher, nyeri punggung dan otot terasa kaku. Bahkan banyak keringat terutama pada ujung-ujung jari tangan dan kaki.

Selain itu ujung-ujung jari tangan dan kaki terasa dingin, gatal-gatal pada kulit tanpa sebab yang jelas. Mereka juga bisa mengalami nyeri dada, nyeri ulu hati, mual, perut kembung dan begah serta diare. Gangguan yang terjadi akibat stres bisa multi organ.

Selain itu, stres juga akan memperburuk penyakit-penyakit kronik yang sudah ada sebelumnya. Berbagai penyakit kronis yang dapat diperberat karena adanya stres antara lain penyakit kencing manis, sakit jantung, stroke, hipertensi, penyakit rematik baik sendi maupun non sendi. Ada pula gangguan seksual, ganguan buang air kecil, obesitas, kehilangan daya ingat, infertilitas, masalah tiroid (gondok), penyakit autoimun, asma bronkiale serta sindrom usus iritabel (irritable bowel syndrome/IBS).

Lalu bagaimana agar terhindar dari stres?

Pasrah siap kalah dan siap menang. Selalu dekat dengan yang Maha Kuasa. Siap menanggung dampak kekalahan seperti rasa malu yang akan memperburuk rasa stres tadi. Usahakan untuk tetap tidur dan makan teratur. Tetap berolah raga. Hindari rokok, minum alkohol dan suplemen yang dampak memperburuk keadaan dan dukungan keluarga.

(JPC)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.