Hakim Pulang Kampung, Vonis Idrus Marham Batal

  • Bagikan

FAJAR.CO.ID, JAKARTA–Sidang putusan kasus suap PLTU Riau-1, dengan terdakwa mantan Sekertaris Jenderal Golkar, Idrus Marham ditunda. Sebagian anggota majelis hakim pulang kampung, untuk menyalurkan hak pilihnya.Ketua Majelis Hakim, Yanto menjelaskan penundaan ini sudah disepakati bersama Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada KPK dan penasihat hukum Idrus Marham.Semula, sidang akan digelar pada hari Selasa pukul 16.00 WIB. Sidang dijadwalkan Selasa sore lantaran Yanto baru tiba dari Spanyol.Namun, dua anggota majelis hakim merasa keberatan sidang digelar pada Selasa sore. Hal ini, karena mereka sudah membeli tiket pesawat untuk pulang ke kampung halaman masing-masing. Mereka diharuskan tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada pukul 16.00 WIB.Dua anggota majelis hakim itu akan menggunakan hak pilih di Pemilu 2019 yang dilangsungkan secara serentak pada 17 April 2019. Sehingga, apabila sidang digelar, dikhawatirkan tidak dapat menggunakan hak pilih.“Sedianya hari ini putusan. Besok itu pemilu, nyoblos. Dua anggota sudah membeli tiket pesawat keberangkatan sore. Mereka pukul 16.00 harus di bandara,” kata Yanto di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Selasa (16/4).“Kalau dibacakan jam 16.00 tidak terkejar, harus ke bandara. Saya musyawarah dengan JPU dan penasihat hukum, (sepakat) ditunda Minggu depan,” lanjut dia.Baca Juga: Hari Ini, Idrus Marham Hadapi Sidang VonisSebelumnya, Idrus Marham dituntut JPU lima tahun penjara serta denda Rp300 juta subsider empat bulan kurungan.

  • Bagikan