KPU: Pukul 13.00 Pemilih Masih Bisa Nyoblos Asal Sudah Antre di TPS

Selasa, 16 April 2019 - 20:13 WIB

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Masyarakat diimbau bisa mencoblos pada pemilu serentak Rabu (17/4) besok. Pada hari pencobolosan tersebut, masyarakat diimbau tidak menggunakan hak pilihnya pada siang hari. Karena tempat pemungutan suara (TPS) sudah tutup dan mulai penghitungan suara.

Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU), Ilham Saputra mengatakan, TPS berhenti melayani masyarakat untuk mencoblos pukul 13.00 WIB. Namun pukul 13.00 WIB hanya penutupan pendaftaran pencoblosan.

Ilham melanjutkan, apabila pukul 13.00 WIB masyarakat sudah mengantre di TPS, maka masih bisa melakukan pencoblosan. Intinya pukul 13.00 WIB ditutup hanya untuk pendaftaran.

“Jam 13.00 siang itu pendaftaran ditutup. Tapi bagi orang-orang yang sudah menulis di C7 yang udah terdaftar di C7 untuk para pemilih DPT dan DPTb itu selama dia mengantre tapi udah nulis di C7, maka dia masih diperbolehkan memilih sampai selesai,” ujar Ilham di kantor KPU, Jakarta, Selasa (16/4).

Ilham menambahkan, untuk masyarakat yang memilih lewat ‎Daftar Pemilih Khusus (DPK) dimulai bisa melakukan pencoblosan pada pukul 12.00 WIB sampai dengan 13.00 WIB. Pemilih juga bisa mencoblos apabila masih ada surat suara.

“Nah untuk DPK, orang-orang yang ada di Daftar Pemilih Khusus (DPK) dia hanya akan dilayani satu jam sebelum TPS pendaftaran itu ditutup dan itu juga mempertimbangkan selama surat suara masih ada,” katanya.

Berdasarkan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) pasal 40 ayat 1 nomor 9 tahun 2019, publik yang tidak terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) atau Daftar Pemilih Tambahan (DPTb) dapat menggunakan suaranya dengan menunjukkan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el) atau surat keterangan.

Pemilih sebagaimana dimaksud pada ayat 1 memberikan suara 1 jam sebelum waktu pemungutan suara di TPS.

Lalu, untuk menghindari kecurangan atau pemilih asing, mereka yang masuk dalam Daftar Pemilih Khusus (DPK) ini hanya bisa memberikan suara di TPS sesuai alamat tinggal. Ketersediaan suara juga dipertimbangkan.

Apabila surat suara habis, pemilih akan langsung diarahkan ke TPS terdekat. TPS ini harus satu wilayah kerja dengan panitia pemungutan suara sesuai alamat tinggal pemilih.

(JPC)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.