Menristekdikti Ingin Jadikan Politeknik Jadi Universitas Terapan

Selasa, 16 April 2019 - 17:42 WIB
Menristekdikti M. Nasir saat sesi jumpa pers pengumuman hasil PMDK-PN di Politeknik Negeri Semarang, Selasa (16/4). (Tunggul Kumoro/JPC)

FAJAR.CO.ID, SEMARANG – Angka pendaftar Penelusuran Minat dan Kemampuan Politeknik Negeri (PMDK-PN) tahun 2019 ini naik tajam. Seiring dengan hal itu, jumlah siswa yang diterima juga bertambah.

Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir saat mengumumkan hasil PMDK-PN di Politeknik Negeri Semarang, Selasa (16/4), menyebut angka pendaftaran tahun ini adalah 206.852 siswa. Selisih 13 persen dibanding tahun lalu, yakni 183.827 pendaftar.

“Peserta yang dinyatakan lulus tahun ini sebanyak 16.666 siswa,” kata Nasir pada saat sesi jumpa pers.

Ia menambahkan, jumlah peserta yang diterima seleksi tahun lalu hanya sebanyak 13.733 orang.

Kata dia, 16.666 siswa itu merupakan para peserta tes yang diselenggarakan oleh 42 dari total 43 Politeknik Negeri. Satu Politeknik Negeri tidak termasuk dalam peserta PMDK-PN tahun 2019. “Mungkin masih problem di dalam infrastruktur untuk mengikuti secara online,” sambung Nasir.

Terlepas dari itu, makin banyaknya pendaftar PMDK-PN menunjukkan apabila siswa yang berminat untuk studi lanjut di politeknik naik secara signifikan. Bahkan di beberapa politeknik, ada kenaikan pendaftar mencapai hampir 30 persen.

“Masyarakat sudah mulai teredukasi dengan baik tentang politeknik. Politeknik bukan lagi pilihan kedua. Kemenristekdikti juga telah menyiapkan beasiswa Bidik Misi bagi 10 ribu calon mahasiswa politeknik yang lolos seleksi melalui jalur PMDK-PN dan UMPN,” jelasnya.

Melihat adanya potensi ini, Nasir pun pede akan niatnya yang ingin menjadikan Politeknik sebagai Universitas Terapan. Mirip model University of Applied Sciencesdi luar negeri. “Karena Politeknik saat ini menjadi tempat menyiapkan tenaga kerja profesional. Saya tidak ingin politeknik jadi kelas dua,” harapnya.

Adapun rencana lain darinya yang berniat menggabungkan pendaftaran politeknik dengan SNMPTN. “Kami ingin singleinput. Mau universitas, institut, dan politeknik. Kalau tidak salah belum bisa karena sinkronisasi,” pungkasnya.

Mengenai para calon siswa yang ingin melihat hasil PMDK-PN, Ketua Forum Direktur Politeknik Negeri, Rachmad Imbang menganjurkan agar mereka bisa melihatnya langsung di laman http://pmdk.politeknik.or.id. Mulai pukul 14.00 WIB.

“Peserta dapat melihat hasil pengumuman dengan cara memasukkan nomor pendaftaran. Akan ada informasi bahwa yang bersangkutan diterima, menjadi cadangan, atau belum lolos,” jelasnya.

(JPC)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *