Tingkatkan Kesejahteraan, Mensos Kirim 45 Pendamping Sosial ke Daerah Terpencil


FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita melepas 45 orang Pendamping Sosial Komunitas Adat Terpencil (KAT) Profesional. Mereka akan bertugas di 45 lokasi KAT yang sesuai namanya, berada di kawasan terpencil di seluruh Indonesia.Mensos menyebutkan 45 pendamping profesional itu umumnya berusia muda dengan dedikasi yang mengagumkan pada pendampingan KAT.“Ini merupakan wujud bahwa negara sudah hadir. Melalui penempatan pendamping sosial KAT pembangunan harus tetap jalan hingga ke pelosok tanah air,” kata Mensos pada acara Pelepasan Pendamping Sosial Komunitas Adat Terpencil Tahun 2019 di Gedung Kementerian Sosial, Selasa (16/4).Menurut Mensos, program KAT merupakan program unggulan dari Kementerian Sosial yang bertujuan meningkatkan Kesejahteraan Sosial melalui pemberdayaan sosial untuk menjadikan warga negara yang mengalami masalah sosial mempunyai daya, sehingga mampu memenuhi kebutuhan dasarnya.“Ini salah satu bentuk upaya Kementerian Sosial mengentaskan salah satu jenis PMKS dimana banyak sekali warga KAT yang hidupnya masih perlu diperbaiki baik cara hidup maupun gaya hidupnya,” kata Mensos.Tujuan Pemberdayaan Sosial Kemensos terhadap KAT yakni perlindungan hak sebagai warga negara, pemenuhan kebutuhan dasar, integrasi KAT dengan sistem sosial yang lebih luas, kemandirian sebagai warga negara.Adapun kriterianya meliputi, keterbatasan akses pelayanan sosial dasar; Tertutup, homogen, dan penghidupannya tergantung kepada sumber daya alam. Marjinal di pedesaan dan perkotaan; dan/atau tinggal di wilayah perbatasan antar negara, daerah pesisir, pulau-pulau terluar, dan terpencil.

KONTEN BERSPONSOR

Komentar