Bernardeschi: Juve Akan Juara Tahu depan Kalau Tidak ……

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, TURIN—Penyerang Juventus, Federico Bernardeschi kecewa dengan kegagalan mereka melaju ke semifinal Liga Champions usai disingkirkan Ajax. Meski begitu, ia tetap yakin Juventus akan memenangkan Liga Champions.

Bianconeri tersingkir dari perempat final setelah kalah agregat 3-2. Sempat imbang 1-1 di Amsterdam, Si Nyonya Tua secara mengejutkan kalah 2-1 di kandang sendiri pada leg kedua, dinihari tadi.

Presiden Andrea Agnelli dan Pelatih Max Allegri sudah mengatakan dalam komentar pasca-pertandingan mereka bahwa mereka sedang bersiap untuk musim depan bersama. “Ini adalah sinyal penting. Saya pikir Presiden membangun tahun ini, dalam beberapa tahun terakhir dan akan melakukan proyek di tahun-tahun mendatang yang akan memenangkan Liga Champions,” kata Bernardeschi kepada Sky Sport Italia.

“Saya yakin (gelar) Liga Champions akan tiba di Turin. Jika tidak tahun ini, ini akan menjadi tahun berikutnya dan jika tidak tahun depan, maka yang berikutnya. Itu akan datang,” tegas pemain internasional Italia tersebut.

Pada laga di Allianz Stadium, Juventus yang bermain 1-1 di leg pertama di Belanda menurunkan Cristiano Ronaldo di lini depan dan langsung menekan sejak awal. Meski begitu, tidak ada peluang berarti yang mereka dapatkan hingga pertengahan babak pertama.

Namun, terus menekan, tuan rumah akhirnya mampu membuka keunggulan di menit ke-28. Menerima umpan dari Miralem Pjanic, Ronaldo menanduk bola untuk menaklukkan kiper Ajax, Andre Onana.

Tertinggal 0-1 yang berarti Juve unggul agregat 2-1, Ajax yang menyingkirkan juara bertahan, Real Madrid di babak 16 besar langsung merespons. Hanya berselang enam menit atau tepatnya di menit ke-34, mereka menyamakan kedudukan melalui Donny van de Beek yang menyelesaikan umpan Hakim Ziyech. Skor 1-1 ini bertahan hingga turun minum.

Kembali dari ruang gantia, Pelatih Juventus, Massimiliano Allegri langsung melakukan perubahan. Paulo Dyabala ditarik keluar digantikan bomber muda, Moise Kean. Kehadiran penyerang berusia 19 tahun itu diharapkan Juve bisa menambah daya gedor.

Hanya saja, bukannya mencetak gol untuk kembali memimpin, gawang Juventus malah jebol di menit ke-67. Diawali sepak pojok yang dieksekusi Lasse Schoene, kapten Ajax Matthijs de Ligt memenangi duel udara untuk menanduk bola dan menaklukkan Wojciech Szczesny.

Tertinggal agregat 2-3, Juventus memasukkan Joao Cancelo dan Rodrigo Bentancur menggantikan Mattia de Sciglio dan Federico Bernardeschi. Namun, Ajax yang sudah telanjur di atas angin bisa mempertahankan keunggulan mereka. Skor 2-1 pun menjadi hasil akhir dan Ronaldo dan kawan-kawan harus tersingkir dari Liga Champions. (Football Italia/amr)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...