Kalah di Quick Count Sejumlah Lembaga Survei, Ini Imbauan Prabowo kepada Pendukungnya

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Usai tidak diunggulkan dalam hasil hitung cepat alias quick count di sejumlah lembaga survei, calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto akhirnya angkat bicara di kediamannya, Kertanegara IV, Jakarta Selatan, Rabu (17/4). Jenderal berjuluk 08 itu meminta pendukungnya untuk tidak percaya dengan hasil quick count.

Dalam paparannya, Prabowo meminta para pendukungnya untuk menunggu terlebih dahulu hasil hitungan yang dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU). Pasalnya dari hasil hitungan exil poll internalnya, pihaknya mengklaim unggul dari pasangan calon petahana Jokowi-Ma’ruf di pilpres.

“Saya tegaskan di sini kepada rakyat Indonesia bahwa ada upaya-upaya dari lembaga lembaga survei tertentu yang telah diketahui bekerja di satu pihak untuk menggiring opini seolah olah kita kalah,” kata Prabowo dalam orasinya.

Berdasarkan exit poll internalnya, Prabowo mengklaim telah unggul sebesar 55,4 persen suara. Jajak pendapat ini dilakukan pada 5.000 TPS yang berada di seluruh Indonesia.

“Kita menang juga menang hasil quick count 52,2 persen,” terangnya.

Di sisi lain, Prabowo mengeluhkan adanya kejadian-kejadian yang merugikan paslon nomor urut 02 dalam pemungutan suara di TPS. Dia mencatat, telah mengumpulkan fakta ditemukanya surat suara yang tidak sampai, surat suara yang sudah tercoblos dan pendukungnya yang tidak mendapat undangan mencoblos.

Ketiga tersebut yang dianggap merugikan pasangan calon nomor urut 02. Karenanya, Prabowo meminta pendukungnya untuk tetap mengawal suara pemilu hingga ke tingkat kecamatan. “Mohon semua relawan untuk mengawal kemenangan di semua TPS dan kecamatan,” tuturnya.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Sonny Wakhyono


Comment

Loading...