Kertas Suara Tak Ada saat Hendak Mencoblos, Innalillah… Dr Latamba Tiba-tiba Meninggal Dunia

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Kabar duka datang dari Universitas Hasanuddin. Salah seorang dosen Fisipol Unhas, Dr Latamba MSi, meninggal dunia di hari pencoblosan, Rabu (17/4/2019).

Informasi dari koleganya, pada pagi menjelang siang tadi, Latamba hendak memilih di TPS di lingkungannya. Namun, tak ada kertas suara saat itu. Dia sempat kecewa dan pulang. Namun saat pulang itulah dia meninggal dunia.

Informasi tersebut dibenarkan akademisi Unhas lainnya, M Dahlan Abubakar. Melalui status facebook-nya Dahlan menceritakan pengalamannya bersama almarhum.

“Saya langsung mengontak Dr Hasrullah MA, katanya gara-gara tidak dapat C6,” tulis Dahlan.

Takut beritanya tidak akurat, Dahlan pun melakukan cross check dengan mengontak Dr M Iqbal Sultan, selaku Ketua Jurusan Ilmu Komunikasi Unhas yang juga pernah menjabat Kepala Humas Unhas menggantikannya Juni 2012.

Iqbal juga membenarkan, sambil memintanya segera merapat, karena jenazahnya sedang menuju ke rumah duka.

Beberapa tahun lalu, almarhum memang pernah dirawat serius di RS Unhas karena penyakit jantung. Bahkan pada masa itu, kondisinya sempat mengkhawatirkan. Namun, kala itu kondisinya bisa membaik dan dapat bertugas mengajar seperti biasa lagi.

Sementara itu, menurut Ishaq Rahman selaku Kasubdit Humas dan Informasi Publik Direktorat Komunikasi Universitas Hasanuddin menyampaikan bahwa Almarhum meninggal tadi siang di RS Wahidin, sekitar pukul 12.00 Wita (jelang zuhur).

“Tetapi tidak ada info terkait dengan pemilu. Yang kami tahu, beliau ditemukan tidak sadarkan diri di depan rumahnya ketika akan pergi memilih,” katanya via WhatsApp.

Latamba pun langsung dilarikan ke RS. “Beberapa jam kemudian kami mendengar kabar beliau wafat. Tadi siang, jenazah almarhum setelah disalatkan langsung dimakamkan di Barru,” kata Ishak seraya meminta mendoakan Almarhum. (sam)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment