Penyebab Ibu Hamil Kekurangan Air Ketuban

Rabu, 17 April 2019 - 09:34 WIB
Hamil/Independent

FAJAR.CO.ID–Asri Welas harus menghadapi kenyataan bayinya lahir dua minggu lebih cepat dari perkiraan.

Asri melahirkan secara prematur anak ketiganya yang berjenis kelamin laki-laki, akibat kekurangan air ketuban.

Kurangnya air ketuban yang dialami Asri Welas disinyalir akibat diare yang dideritanya beberapa waktu lalu.

Alhasil, terus-menerus buang air akibat infeksi bakteri atau virus tertentu, membuat volume air ketuban Asri menjadi berkurang.

Baca Juga: Lahirkan Anak Ketiga, Asri Welas Beri Nama Renzo Gibrar Ridharaharja

Penyebab air ketuban kurang

Menurut dr. Nadia Octavia dari KlikDokter, volume air ketuban yang berkurang di dalam dunia medis dikenal dengan nama oligohidramnion.

Air ketuban merupakan cairan yang dihasilkan oleh janin dan selaput yang mengelilinginya.

Kondisi itu umumnya disebabkan oleh kehamilan yang lewat waktu, gangguan pertumbuhan pada janin, penyakit ibu (tekanan darah tinggi ataupun diabetes), hingga gangguan ginjal pada janin.

Oligohidramnion dapat menyebabkan gangguan tumbuh kembang pada janin atau komplikasi selama kehamilan. Oleh sebab itu, kondisi ini mesti dipantau terus oleh dokter untuk memastikan kadar air ketuban cukup dan perkembangan janin sesuai dengan masa kehamilan.

Ketika mengalami oligohidramnion yang disebabkan oleh beberapa faktor, dr. Nadia menyarankan ibu hamil untuk segera meningkatkan asupan makanan sehat dengan gizi seimbang.

“Selain itu, ibu hamil dengan kondisi kekurangan air ketuban juga wajib meningkatkan asupan cairan, perbanyak istirahat, hindari merokok dan menjadi perokok pasif, serta selalu berkonsultasi kepada dokter apabila terjadi tanda-tanda gangguan kehamilan,” kata dr. Nadia lagi.

Dalam hal ini, ada kemungkinan bahwa Asri Welas tidak meningkatkan asupannya pascakekurangan cairan akibat diare. Beruntung, Asri cukup rajin berkonsultasi dengan dokter sehingga solusi terbaik diambil sebelum terlambat. (jp)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *