Stabilitas Keamanan Terpenting

Rabu, 17 April 2019 09:57

Oleh : Muliyadi HamidHARI ini, Indonesia kembali mencatat sejarah baru. Pemilihan Umum diselenggarakan serentak hari ini. Pemilu legislatif dilaksanakan bersamaan dengan memilih calon Presiden Wakil Presiden. Meskipun Pemilu kali ini juga memilih calon Anggota DPR-RI, DPRD, dan DPD, namun tampaknya suasana pemilihan Capres jauh lebih mengemuka. Bahkan beberapa teman yang mengaku sampai sehari sebelum pemilu, mereka belum mengenal siapa calon legislatif di wilayahnya. Tentu ini salah satu dampak dari pemilu serentak. Sepertinya, fokus utama masyarakat hanya kepada pilpres.Tensi persaingan pendukung kedua capres memang sangat tinggi. Terutama di hari-hari terakhir masa kampanye. Di dunia nyata, terlebih di dunia maya. Bahkan tak kurang berita hoaks juga semakin memperkeruh suasana pesta demokrasi. Di masa tenang berita tentang maraknya politik uang juga terjadi di berbagai titik. Yang menarik, ternyata masyarakat sudah mulai sadar dan berani melaporkan politik uang. Ini tentu harus diapresiasi. Asal saja bukan karena sengaja menjebak lawan politik. Sebab tingginya tensi persaingan, terutama jika dilihat dari hasil survei, kedua capresTerpaut hanya sedikit suara. Kondisi ini akan mendorong setiap pendukung bisa memanfaatkan sekecil apapun celah untuk bisa menjatuhkan lawan.Pemilu bagi Indonesia merupakan momentum terbaik untuk menentukan arah perjalanan bangsa lima tahun kedepan. Kedua Capres dan seluruh Partai sudah menyampaikan gagasan-gagasan besarnya dalam mengawal negeri ini lima tahun ke depan dalam berbagai media kampanye. Kini tinggal pemilih yang menentukan, mau memilih yang mana. Intinya siapapun yang terpilih memimpin bangsa besar ini lima tahun berikutnya tidak masalah. Sebab yang terpenting bagi kita adalah tetap tercipta dan terpeliharanya stabilitas keamanan nasional, persatuan dan kesatuan bangsa yang majemuk ini. Tanpa stabilitas dan persatuan, tentu saja program-program kerja yang hebat itu tak akan pernah bisa terwujud.

Bagikan berita ini:
7
4
6
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar