Coblosan di Solo Tanpa Laporan Kecurangan

Kamis, 18 April 2019 - 11:31 WIB
Komisioner Divisi Penindakan Pelanggaran Bawaslu Solo Poppy Kusuma. (Ari Purnomo/JPC)

FAJAR.CO.ID, SOLO – Pemilu 2019 telah berlalu. Selang sehari proses pemungutan suara, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Solo belum menerima adanya laporan dugaan kecurangan. Baik terkait dengan dugaan politik uang atau lainnya.

Namun Bawaslu masih memberikan waktu selama tujuh hari kepada pihak-pihak yang mungkin mendapati ada hal-hal yang tidak sesuai dalam pemungutan suara. “Sampai saat ini, kami belum menerima adanya laporan kecurangan atau indikasi politik uang. Kalau laporan soal lain seperti kekurangan surat suara atau tidak ada tinta, sudah bisa diselesaikan,” terang Komisioner Divisi Penindakan Pelanggaran Bawaslu Solo Poppy Kusuma, Kamis (18/4).

Meski belum ada laporan masuk terkait penyelenggaraan Pemilu, bukan berarti nantinya tidak ada laporan. Potensi adanya laporan dari pihak-pihak tertentu sangat mungkin terjadi. “Jika ada laporan yang masuk setelah tujuh hari kerja, maka tidak akan kami proses. Kalau potensi adanya laporan tetap ada,” kata Poppy.

Bawaslu Solo sendiri masih melakukan pengumpulan data terkait pelaksanaan Pemilu. Sementara saat disinggung mengenai adanya dugaan politik uang yang dilakukan caleg di Laweyam, saat ini Bawaslu tengah melakukan investigasi. “Kami masih melakukan investigasi kasus itu,” pungkas Poppy.

(JPC)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.