Harga Naik Tak Pengaruhi Daya Beli

0 Komentar

Pengembang telah menaikkan harga huniannya. Namun hal itu, tidak menyurutkan daya beli masyarakat.

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR– Marketing Manager CitraLand Tallasa City, Sonya Lasut, menerangkan, sudah stengah bulan lebih pihaknya telah menaikkan harga. Efeknya, sama sekali tak berefek terhadap minat beli masyarakat. “Trennya kami lihat tidak pengaruh terhadap minat. Tiap triwulan memang kami lakukan revisi harga,” bebernya, Rabu, 17 April.

Sonya mengaku, tiap bulannya membidik jualan berkisar Rp20-25 miliar. Usai menaikkan harga pada 1 April lalu, ia menyebutkan kalau jualan sementara ini telah mencapai Rp12 miliar. “Artinya apa, minat masyarakat sama sekali tak kendur. Pembeli memang cukup paham kalau properti harganya seiring waktu terus naik,” katanya.

Sonya menilai, tak berefeknya kenaikan harga terhadap daya beli masyarakat, boleh jadi disebabkan oleh pendapatan masyarakat yang tiap tahun juga ikut terkerek.

“Lagi pula, kalau harga naik. Nilai investasinya juga makin besar,” bebernya.

Ketua DPD REI Sulsel, M Sadiq, menjelaskan, properti memang menjadi komoditas investasi yang menarik. Jelas berbeda dengan barang mewah lainnya seperti kendaraan.

“Lebih cepat kita beli rumah memang lebih bagus. Karena seiring waktu harga ikut terkerek,” imbuhnya. (gsa/dir)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment