Jika Menang, 3 Kartu Sakti Jokowi-Ma’ruf Bisa Terealisasi Pada 2020

Kamis, 18 April 2019 - 13:40 WIB
Presiden Jokowi sosialisasikan tiga kartu sakti jika menang Pilpres 2019 (istimewa)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Pasangan Calon Presiden (Capres) nomor 01 Joko Widodo (Jokowi) dan Ma`ruf Amien menang versi perhitungan cepat atau Quick Count. Salah satu strategi andalan di antaranya menawarkan tiga kartu sakti, yaitu KIP-Kuliah, Kartu Sembako Murah, dan Kartu Pra-Kerja.

Ekonom Indef Bhima Yudhistira mengatakan, untuk mencapai target yang ambisius apalagi sampai menggaji insentif mereka yang menganggur untuk mendapatkan pekerjaan 6-12 bulan, harus diimbangi dengan penerimaan pajak yang sesuai.

“Artinya rasio pajak harus bisa dinaikkan terus ya sekarang 11,5 persen tantangannya ya menaikan setidaknya 13 persen kalau ingin mewujudkan program-program tadi. Karena membutuhkan pendanaan yang cukup besar,” ujarnya, Kamis (18/4).

Saat ini, program ketiga kartu tersebut tidak bisa dianggarkan lantaran Anggaran Penerimaan Belanja Negara (APBN) 2019 sudah berjalan. Bhima menegaskan program ini bisa dijalankan pada APBN 2020. Menurutnya, pemerintah perlu melakukan pilot project untuk tiga program tersebut sebelum diberlakukan secara masif.

“Contohnya Pra kerja bisa dipilih SMK SMK mana, balai latihan kerja mana. Ada pick 1,2,3 atau beberapa daerah dulu sehingga bisa menjadi pilot projek dan kalau sudah sukses bisa diadopsi ke daerah lainnya,” tandasnya.

(JPC)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.