Jokowi Kalah Telak di Sulsel, Pakar: Tokoh Besar di Balik Kandidat Tak Berpengaruh

Kamis, 18 April 2019 - 14:03 WIB

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Pakar Politik Universitas Hasanuddin, Adi Suryadi Culla, menyebut, kekalahan Jokowi-Ma’ruf berdasarkan hitung cepat di Sulsel menjadi pelajaran penting bagi kontestan politik ke depan. Pelajarannya bahwa sejumlah tokoh besar yang berada di balik kandidat, tak berpengaruh besar. “Ini memberi pelajaran bahwa yang paling menentukan adalah figur,” katanya, Rabu 17 April.

Data itu memperkuat beberapa variabel antara lain, Jokowi memang tidak berhasil membangun emosional dengan masyarakat Sulsel. Penetrasinya ke Makassar berbeda dengan cawapres 02, Sandiaga, yang blusukan ke daerah-daerah di Sulsel. Selama masa kampanye, dia bahkan mendatangi Sulsel hingga tujuh kali.

Perolehan suara itu juga menunjukkan kegagalan komunikasi politik Jokowi beserta timnya membangun hubungan emosional dengan masyarakat Sulsel.

Ketua Tim Kampanye Daerah Jokowi-Ma’ruf di Sulsel, Syamsul Bachri mengatakan, pihaknya juga sudah mendapat hasil survei itu. Meski baru quick count, dia secara pribadi sudah menerima hasil itu apa adanya.

“Tentu itulah hasil yang maksimal diperoleh oleh kita-kita di Sulsel. Tentu, saya sebagai ketua TKD, tentu prihatin dan yah kita mau bilang apa, itulah hasil akhir yang ditunjukkan survei (quick count),” kata politikus senior Golkar ini.

Meski belum bisa memastikan, apakah hasil itu akan ada pergeseran saat penghitungan manual atau tidak. Namun, setidaknya, kata dia, hasil itu sudah memberi gambaran bahwa Jokowi-Ma’ruf memang kalah telak. (fajar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.