Lembaga Survei Menangkan Jokowi – Ma’ruf Dilaporkan ke Bareskrim

Kamis, 18 April 2019 - 16:55 WIB

FAJAR.CO.ID,JAKARTA— Sejumlah lembaga survei yang menyampaikan hasil hitung cepat atau quick count perolehan suara pada Pilpres 2019 dilaporkan ke Bareskrim Polri, Kamis (18/4).

Yang melaporkannya adalah Koalisi Aktivis Masyarakat Anti-Korupsi dan Hoaks (KAMAKH).

Kuasa hukum KAMAKH Pitra Romadoni mengatakan, lembaga survei yang mereka laporkan diduga telah melakukan tindak pidana kebohongan publik dan melanggar Pasal 22 Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Beberapa lembaga survei yang dilaporkan adalah Indobarometer, CSIS, Charta Politica, Poltracking, Perludem, SMRC dan sejumlah lembaga survei lainnya.

Pitra mengatakan, alasan mereka melapor ke Bareskrim karena lembaga survei tersebut menyampaikan quick count yang memenangkan pasangan calon nomor urut 01 Joko Widodo – Ma’ruf Amin. Padahal, menurutnya ribuan TPS memenangkan Paslon nomor rut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

“Hasil survei ini jelas-jelas membingungkan masyarakat. Kalau kami berpatokan kepada quick count, kebenarannya itu belum bisa dipertanggungjawabkan secara penuh,” ujar dia di Bareskrim Polri, Kamis.

Pitra mengatakan, pihaknya mendesak Bareskrim segera melakukan audit terhadap seluruh lembaga survei yang memenangkan paslon Jokowi – Ma’ruf.

Nantinya, apabila berdasar hasil pengumuman Komisi Pemilihan Umum (KPU) pasangan Prabowo – Sandi yang keluar sebagai pemenang Pilpres 2019, maka lembaga survei tadi harus bertanggung jawab.

“Memang nomor LP-nya belum ada tadi, tapi alhamdulilah di dalam tadi laporan kami katanya akan ditindak lanjuti,” tandas Pitra. (jpnn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.