Pangkoopsau II Apresiasi Anggota Membantu Polri Menyukseskan Pemilu

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR –- Panglima Komando Operasi TNI Angkatan Udara (Pangkoopsau) II Marsda TNI Henri Alfiandi memberikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh personel Makoopsau II yang telah melaksanakan tugas untuk membantu kepolisian dalam mengamankan jalannya pesta demokrasi khususnya di wilayah Sulawesi selatan.

“Terima kasih kepada seluruh personel Makoopsau II yang telah membantu Polri dan berhasil menjaga dan memegang teguh komitmen netralitas TNI. Sehingga, pelaksanaan pemilihan Presiden dan Wakil Presiden serta Pemilihan anggota Legislatif di Wilayah Sulawesi Selatan dapat berjalan lancer, tertib, aman dan terkendali,” terang Henri pada upacara bulanan di Lapangan Apel Makoopsau II, Kamis (18/4/2019).

Pada kesempatan ini, Pangkoopsau II membacakan sambutan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., yang menyatakan, tanggal 17 April 2019 merupakan tonggak strategis bagi bangsa dan negara Indonesia. Pemilihan Umum serentak telah dilaksanakan untuk memilih Presiden dan Wakil Presiden serta anggota legislatif, dari tingkat pusta sampai tingkat Kabupaten/Kota.

“Keberhasilan pelaksanaan pesta demokrasi tersebut tidak terlepas dari peran serta seluruh prajurit dan PNS TNI, baik itu sebagai bagian dari komponen bangsa, maupun bagian dari TNI sebagai institusi,” jelas  Panglima TNI dalam sambutannya tersebut.

Panglima TNI juga menyampaikan penghargaan yang tulus dan terimakasih kepada seluruh prajurit dan PNS TNI, dimanapun berada dan bertugas. “Pengorbanan saudara-saudara dan keluarga di rumah, menjadi pondasi yang kokoh bagi kehidupan berbangsa dan bernegara,” katanya.

Panglima TNI juga menyampaikan, patut bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa karena Pemilu berjalan dengan baik. “Kita juga harus berdoa agar tahapan berikutnya juga berjalan dengan sukses. Sudah tentu tahapan tersebut masih membutuhkan perhatian kita semua. TNI Bersama seluruh komponen bangsa harus tetap mengawal sampai seluruh tahapan selesai,” imbuhnya.

Panglima TNI juga memerintahkan kepada seluruh Prajurit dan PNS TNI untuk tetap melaksanakan tugas sesuai fungsi dan tanggung jawab masing-masing. “Tingkatkan terus kepekaan, kepedulian dan kesiapsiagaan. Kedepankan upaya cegah dini dan deteksi dini untuk mengamankan jalannya proses pesta demokrasi tersebut. Bangun terus kedewasaan berdemokrasi di tengah-tengah masyarakat,” tegasnya.

Selain itu Panglima TNI mengingatkan, perbedaan pandangan dan pilihan tidak berarti persatuan dan kesatuan sebagai bangsa yang besar harus terkikis. Pemilu hendaknya menjadi wahana untuk memilih pemimpin-pemimpin bangsa serta wakil-wakil rakyat yang terbaik. “Penyelenggaraan pemilu hanyalah salah satu dari perhelatan even nasional yang harus kita amankan, masih banyak tugas-tugas kedepan yang membutuhkan peran serta TNI serta pemikiran dan perhatian seluruh prajurit dan PNS TNI,” paparnya. (lis)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment