Dua Terdakwa Pembunuhan Sekeluarga di Makassar Ajukan Banding

0 Komentar

FAJAR.CO.ID,MAKASSAR— Dua terdakwa pembunuhan satu keluarga di Jalan Tinumbu, Kecamatan Tallo, Makassar, menempuh upaya hukum lanjutan. Langkah itu diambil dengan harapan, vonis mati yang dialamatkan kepada keduanya bisa diringankan.

Kedua terdakwa adalah, M Ilham alias Ilo dan Sulkifli Amir alias Ramma. “Terakhir kami menyatakan banding. Artinya sudah memenuhi unsur, dan juga saya telah laporkan ke pihak Pengadilan Negeri (PN) Makassar,” kata pendamping hukum terdakwa, Herling M Warouw, Sabtu (20/4).

Oleh hakim, kedua terdakwa dinyatakan terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan perbuatan pidana dengan menyebabkan enam orang kehilangan nyawa. Hakim menerapkan dakwaan primair pasal 340 KUHP juncto pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP.

Dakwaan itu sebagai tambahan dari pasal pasal 170 ayat 1 dan 2, pasal 351 ayat 2 juncto, pasal 333 ayat 1 dan 2 KUHP. Putusan dicakan dalam sidang, di PN Makassar, Kamis (11/4) lalu. Majelis hakim kemudian memberikan waktu sepekan, agar keduanya menempuh upaya hukum lanjutan.

Herling menerangkan, batas waktu itu yang dimanfaatkan sepekan terkahir sejak vonis dijatuhkan terhadap kliennya. Dari dalam Rumah Tahanan (Rutan) Makassar, kedua terdakwa diakui Herling, memohon agar pengajuan di tingkat banding diterima oleh Pengadilan Tinggi (PT) Makassar.

“Untuk memorinya tidak ada batas waktu kapan mau diberikan, biar satu bulan tidak apa-apa asalkan menyatakan banding satu minggu sesudah putusan. Saya belum terima putusan lengkap. Harus Pendamping Hukum (PH) nya terima dulu putusannya baru dibuatkan memori,” terangnya.

Pihaknya, masih akan melengkapi berkas-berkas pengajuan dalam penyusunan memori banding nantinya. Terpisah, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Tabrani menyatakan, kesiapan pihaknya melayangkan nota kontra memori banding jika dua terdakwa melanjutkan kasusnya ke PT Makassar.

“Iya. Sesuai aturan terdakwa memang diberikan kesempatan untuk melakukan upaya hukum atas putusan tersebut,” tutupnya. (jpc)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment