KematianNya di Golgota

Sabtu, 20 April 2019 - 07:03 WIB

Oleh: Dr. Ir. Enny D. Handojo, MA (Host Suara Kasih Ministry)

MARKUS 15:22, Mereka membawa Yesus ke tempat yang bernama Golgota, yang berarti tempat tengkorak. 23. Lalu mereka memberi anggur bercampur mur kepadaNya, tetapi Ia menolaknya 24a. kemudian mereka menyalibkan Dia 25. Hari jam sembilan ketika Ia disalibkan, 28. Demikian genaplah nas Alkitab yang berbunyi “Ia akan terhitung di antara orang-orang durhaka”.

Orang-orang yang lewat di sana menghimpit Dia, Hai engkau yang mau merubuhkan Bait suci dan mau membangunnya kembali dalam 3 hari, turunlah dari salib itu dan selamatkan diriMu. Orang lain Ia selamatkan, tetapi dirinya sendiri tidak dapat Ia selamatkan, Yesus mati pada jam 12, kegelapan meliputi seluruh daerah itu dan berlangsung sampai pada jam 3.

Pada jam 3 berseruhlah Yesus dengan suara nyaring “Eloi, Eloi Lama Sabakhtani? Yang artinya Allahku Allahku mengapa Engkau meninggalkan Aku? Lalu berseruhlah Yesus dengan suara nyaring dan menyerahkan nyawaNya. Ketahuilah bahwa hal-hal ini benar-benar pernah terjadi kurang lebih 2000 tahun yang silam, di mana Allah turun ke bumi, mengirimkan AnakNya yang tunggal Yesus Kristus namanya.

Tanda-tanda alam yang terjadi seakan-akan ikut merasakan penderitaan Yesus yang harus dialami di dunia ini, karena Yesus harus menggenapi visi Bapa di surga:

1) Kegelapan meliputi daerah itu pada jam 12.00-15.00. 2) Tabir Bait Suci terbelah dua. 3) Kepala Pasukan yang menyaksikan Yesus dalam kejadian ini berkata: Ia sungguh, orang ini adalah anak Allah. Rencana Allah tergenapi atas semua ini. Yesus sudah mati, dan Yesus dibawa ke tempat yang bernama Golgota, yang berarti tempat tengkorak.

Yesus 100% manusia

Pada saat sebelum penangkapanNya, kemanusiaan Allah itu terbukti, Yesus bersama murid-muridnya ketaman Getsemani untuk berdoa kepada Bapa di sorga. Ia membawa Petrus dan kedua anak Zebedeus, dan Yesus begitu sedih dan gentar Ia berkata di Matius 26:38 Hatiku sangat sedih, seperti mau mati rasanya. Muridnya disuruh berjaga dengan Dia.

Yesus berdoa kepada Bapa, Ya Bapaku, jikalau sekiranya mungkin biarlah cawan ini lalu dari padaKu, tetap janganlah seperti yang Kukehendaki, melainkan seperti yang Engkau Kehendaki. Ayat 42 dan Yesus yang kedua kalinya kataNya: ya Bapaku jikalau cawan ini tidak mungkin lalu, kecuali apabila Aku meminumnya, jadilah kehendakMu. Ayat 44. Doa Yesus untuk ketiga kalinya dan mengucapkan doa yang itu juga. Ini menandakan bahwa betapa berat penderitaan yang harus Yesus Hadapi.

Seakan-akan Dia tidak sanggup, sambil memohon kepada Bapa di surga, kalau bisa penderitaan ini dilalukan daripadaNya. Namun doanya selalu diakhiri dengan kehendakMu yang jadi. Sepertinya Allah Meninggalkan Yesus, karena demikianlah rencana anak manusia akan datang untuk sebuah visi dan misi Allah agar manusia bisa hidup yang kekal, yang seharusnya kita harus dihukum mati. Jadi Allah benar-benar rela mengorbankan anakNya yang satu-satunya utusan Allah dari surga untuk menebus dosa manusia.

Akhirnya Yesus harus melewati serentetan penderitaanNya sebagai berikut:
Yesus dihianati oleh muridNya sendiri: Yudas Iskariot yang hanya dibayar atau disogok dengan 30 uang perak kepadanya.

Yesus disangkal oleh muridnya sendiri: Petrus, yang berkata kepada orang yang menodongnya, bahwa ia tidak kenal Yesus, padahal Petrus pernah berkata didepan Yesus bahwa “Biarpun mereka semua tergoncang imannya karena Engkau, aku sekali-kali tidak”.

Yesus diperhadapkan ke Mahkamah Agung. Imam- imam kepala, Mahkamah Agung mencari kesaksian palsu supaya Yesus dapat dihukum mati.
Yesus di bawa ke Pontius wali negeri itu, namun orang banyak semakin keras berteriak: salibkan Yesus salibkan Yesus.
Yesus diolok-olok dan di salibkan di Golgota di tempat tengkorak sampai Yesus mati, kuburnya dijaga.

Yesus 100% Allah.

Matius 28:1, Setelah hari sabat lewat, menjelang menyingsingnya fajar pada hari pertama minggu itu, pergilah Maria Magdalena dan Maria yang lain, menengok kuburan itu. 2. Maka terjadilah gempa bumi yang hebat sebab seorang malaikat Tuhan turun dari langit dan datang ke batu itu dan menggulingkannya lalu duduk di atasnya. 5. Janganlah kamu takut, sebab aku tahu kamu mencari Yesus yang disalibkan itu. 6. Ia tidak ada disini, sebab Ia telah bangkit.

Yesus adalah 100% Allah dan bukti lainnya bisa kita liat selama hidupNya di bumi bersama muridNya. Ia telah melakukan banyak perkara besar, yang sakit disembuhkan, yang buta melihat, yang kerasukan setan dibebaskan, yang lumpuh berjalan, mujizat-mujizatnya nyata bagi manusia. KematianNya ini telah membuka jalur ke surga yang selama ini sudah tertutup oleh dosa-dosa manusia. KematianNya membuat kita layak di hadapan Allah. Yesus yang telah dijadikan korban atas semua ini. Selamat Memperingati Hari Raya Jumat Agung. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.