Kembangkan Silat Betawi Lebih dari Sekadar Tradisi

FAJAR.CO.ID, JAKARTA - Sebanyak 110 sanggar atau perguruan silat dari Jakarta dan sekitarnya ikut berpartisipasi pada Kejuaraan Silat Betawi 2019 yang berlangsung selama dua hari Sabtu 20 - 21 April mendatang di Gelanggang Olahraga (GOR) Ciracas Jakarta Timur.

Kegiatan ini sejatinya sudah berlangsung selama tiga tahun berturut-turut yang merupakan program dari Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) DKI Jakarta. Menginjak tahun ke-4 penyelenggaraannya Asosiasi Silat Tradisi Betawi Indonesia (ASTRABI) dilibatkan secara penuh untuk lebih meningkatkan kualitas pesilat-pesilat yang ditargetkan bisa mengikuti silat prestasi di kancah nasional maupun internasional.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) DKI Jakarta mengajak semua pihak untuk mengembangkan beladiri Pencak Silat sebagai warisan budaya Indonesia.

"Dispora DKI Jakarta sangat mendukung penyelenggaraan ini. Sebab, Pencak Silat ini merupakan olahraga asli Indonesia. Kita harus sama-sama mengembangkannya," kata Achmad Firdaus Kepala Dispora DKI Jakarta usai membuka Festival Pencak Silat Betawi di GOR Ciracas, Jakarta Sabtu (20/4).

Pemerintah dalam hal ini Dispora memberikan apresiasi atas terlaksananya acara tersebut. Terlebih lagi ia melihat bahwa banyaknya anak-anak yang terlibat dalam olahraga beladiri ini menjadi harapan bangkitnya Pencak Silat Indonesia.

"Kami melihat, event ini sangat positif sekali. Apalagi, banyak anak-anak yang berpartisipasi. Ini bagus untuk masa depan Pencak Silat Indonesia," kata Achmad Firdaus.

Sebelumnya konsep penyelenggaraan biasanya pesilat yang bertanding di atas panggung, namun tahun ini konsep diubah dimana peserta bertanding di atas matras. Hal ini sesuai dengan semboyan ASTRABI menjadikan silat Betawi dari tradisi ke prestasi.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Andin Andin


Comment

Loading...