Tiga Hari Usai Pencoblosan, Akbar Endra Kenang Saat Demo Reformasi di DPRD Sulsel

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Tiga hari usai pencoblosan Pileg 2019, Caleg DPRD Sulsel Dapil IV, Akbar Endra memposting di media sosialnya saat menjadi aktivis mahasiswa di tahun 1997-1998 silam.

Saat itu Akbar Endra menjadi pentolan dan penggerak massa memperjuangkan reformasi.

Di gambar tersebut, tampak Akbar dengan rambut panjangnya sedang melakukan unjuk rasa atau demonstrasi di Gedung DPRD Sulsel. 

Dari postingan tersebut itu anggota DPRD Kabupaten Maros itu seolah mengisyaratkan telah mengamankan satu kursi di DPRD Sulsel.

Akbar Endra bertarung di dapil IV yang meliputi Kabupaten Maros, Pangkep, Barru, dan Parepare.

“Saat itu saya sudah membayangkan bahwa kelak, saya akan di sini (DPRD Sulsel) bicara dan perjuangkan aspirasi masyarakat,” kata Akbar menjelaskan gambar yang dipasang story whatsappnya, Sabtu, 20 April.

Legislator DPRD Maros dua periode itu pun masih mengingat jelas ungkapan beberapa staf PNS di Gedung DPRD Sulsel saat ia sering melakukan aksi unjuk rasa. 

“Setiap kali habis demo, ada beberapa staf PNS di Gedung DPRD Sulsel selalu mengatakan, mudah-mudahan Akbar kelak jadi anggota dewan,” kenang Akbar. 

Akan tetapi, ungkapan-ungkapan dari sejumlah PNS itu ia tidak tanggapi dengan serius. Prinsip Akbar saat itu adalah urus kuliah dan memimpin sebuah kelompok diskusi yang getol melawan penguasa serta menuntut agenda reformasi.

“Saya jawab bahwa saya ini masih mahasiawa. Mengurus kuliah dulu. Entah nasib nanti yang akan menggiring ke politik atau tidak,” ungkapnya.

“Saya masih jauh dari hiruk pikuk politik. Hanya satu dipikiran saya, negeri ini harus demokratis. Kalau indonesia sudah demokratis barulah kita berpolitik,” kenang Akbar.

Peluang Akbar Endra melenggang ke DPRD Sulsel pada Pileg 2019 ini begitu santer kuat. Bahkan sebelum pencoblosan saja di sejumlah lembaga survei menempatkan namanya sebagai urutan pertama di internal Partai Demokrat yang duduk di DPRD Sulsel.

“Kita tunggu saja hasil rekap KPU. Terpenting sekarang adalah, terima kasih kepada semua relawan dan masyarakat atas dukungannya,” tutup Akbar. (taq)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...