51 Suara Hilang, Ketua DPC Gerindra Mengadu ke Bawaslu

Minggu, 21 April 2019 - 16:13 WIB

FAJAR.CO.ID, JENEPONTO–Ketua DPC Partai Gerindra Kabupten Jeneponto, Paris Yasir mendatangi kantor Bawaslu Jeneponto, Jalan Ishak Iskandar, Kelurahan Empoang Selatan, Kecamatan Binamu, Minggu, (21/4/19).

Kunjungannya untuk melakukan pelaporan dugaan kecurangan pemilu. Dimana dinilai merugikan salah satu caleg dari partainya.

Caleg DPRD Kabupaten tersebut merupakan Dapil 1 Binamu-Turatea, nomor urut 3. Diketahui, Salmawati juga tak lain adalah istrinya sendiri.

Dugaan kecurangan itu diakui terjadi di TPS 1 Tanjongan. Suara Salmawati sebanyak 51 suara, dihilangkan.

“Setelah dikumpulkan format salinan C1 dan foto C1 plano kabupaten/kota, betul ada pengurangan suara sehingga melaporkan ke Bawaslu Jeneponto,” kata Paris di hadapan awak media usai melapor di Bawaslu.

“Suaranya itu diduga dikurangi dari jumlah 51 yang dihilangkan. Saya tidak tahu dilarikan ke mana suaranya. Wallahu a’lam,” katanya.

Menurut dia, terkait dengan hasil ini, nanti akan ditahu setelah hasil investigasi dari Bawaslu Kabupaten. “Kita tidak tahu siapa yang diduga melakukan pengurangan. Namun di sana ada panitia pengumutan suara, kita ini hanya datang melaporkan saja,” tandasnya.

Dia tekankan jika terbukti melakukan maka harus diproses sesuai hukum yang berlaku. “Kita berharap tidak ada yang lalai terkait persoalan ini, termasuk pada tingkatan- tingkatan di atasnya,” ungkap dia. (mum)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.