Bom Bunuh Diri di Gereja, 160 Tewas

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, SRI LANKA–Kepala polisi Sri Lanka disebut telah memberikan peringatan sebelum serangan bom Minggu (17/4). Dia mengatakan, pelaku bom bunuh diri berencana meledakkan gereja-gereja terkemuka. Pujuth Jayasundara mengirim peringatan intelijen kepada perwira tinggi pada 11 April yang menetapkan ancaman itu.

Dilansir dari Asia Times, setidaknya 160 orang termasuk 35 orang asing tewas dalam enam serangan bom di tiga gereja dan tiga hotel. Ledakan pertama dilaporkan di sebuah gereja yang terletak di ibu kota.

Ledakan berikutnya terjadi dalam waktu setengah jam kemudian. Berbagai sumber melaporkan korban tewas telah mencapai 160 orang. Di antara 35 korban tewas merupakan warga negara asing yakni dari Inggris, Belanda, dan AS.

Perdana Menteri, Ranil Wickremesinghe mengecam serangan itu sebagai tindakan pengecut. “Pemerintah Sri Lanka saat ini sedang bekerja penuh untuk mengamankan situasi.”

Berbagai gambar yang viral di media soial menunjukkan tiga gereja diledakkan secara beruntun pada Minggu pagi yang cerah. Banyak gereja mengalami kerusakan. Atap dan lantai gereja hancur berantakan. (jp)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...