Eks Pimpinan KPK Sebut Pemilu 2019 Terburuk

Minggu, 21 April 2019 - 19:11 WIB

FAJAR.CO.ID, JAKARTA–Mantan Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Bambang Widjojanto menilai buruk proses Pemilihan Umum (Pemilu) 2019. Sebab, kecurangan mewarnai proses demokrasi lima tahunan ini mulai dari masa persiapan, pencoblosan, hingga penghitungan suara.

“Pemilu kali ini disebut sebagai pemilu terburuk setelah reformasi,” kata Bambang ditemui di Jakarta Selatan, Minggu (21/4) ini.

Dia menyebut, banyak bukti kecurangan bertebaran di dunia maya. Contohnya temuan video yang merekam surat suara tercoblos untuk calon presiden tertentu.

“Sudah banyak di video itu ada orang yang dibawa ke tempat pemungutan suara, suaranya di coblos dan itu ada videonya dan sudah berkembang berarti bukan hoaks,” ungkap dia.

Dia berharap, aparat berwenang mengusut tuntas kecurangan Pemilu 2019. Tanpa pengusutan, legalitas pemenang Pemilu 2019 akan diragukan.

Baca Juga: Kubu Prabowo Minta Petugas Entri Data KPU Diterungku

“Jangan sampai yang memenangkan pemilu lain, yang mendapatkan suara terbanyak lain tapi yang menjadi presiden orang lain juga,” kata dia.

Selain itu, dia mengatakan, negara akan menerima efek negatif tanpa pengusutan tindak kecurangan Pemilu 2019. Bukan tidak mungkin, akan terjadi gesekan sesama anak bangsa atas pembiaran kecurangan.

“Kalau itu terjadi sebenarnya kita sedang mendorong negara ini sampai di bibir jurang karena ini berbahaya sekali,” ungkap dia. (jpnn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.