Bahas Anggaran, Jokowi Nilai Tantangan 2020 Tidak Mudah

Senin, 22 April 2019 - 14:15 WIB

FAJAR.CO.ID, JAKARTA–Presiden Joko Widodo (Jokowi) memimpin rapat terbatas tentang ketersediaan anggaran dan pagu infikatif RAPBN 2020, di Kantor Presiden, Jakarta pada Senin (22/4).

Dalam arahannya, Presiden ketujuh RI itu ingin memastikan tahapan kerja teknokratik dalam penyusunan RAPBN 2020, tetap berjalan sembari berjalannya program tahun 2019.

“Perlu saya ingatkan tantangan yang harus kita hadapi tahun 2020 semakin meningkat dan tidak mudah,” ucap Jokowi dalam rapat yang dihadiri jajaran menteri Kabinet Kerja.

Mengingat beratnya tantangan ke depan, Jokowi meminta agar dilakukan antisipasi terhadap dinamika perekonomian dunia yang terus berubah secara dinamis.

“Kuncinya peningkatan daya tahan serta daya saing ekonomi kita. Terutama dua hal yang sudah sering saya sampaikan, investasi dan ekspor,” tegasnya.

Oleh karena itu, Jokowi menekankan APBN 2020 harus mampu memberikan stimulus bagi peningkatan ekspor dan investasi, serta menjadi stimulus pertumbuhan ekonomi berkualitas dan berkeadilan.

Baca Juga: Jokowi Sebut Tiga Kartu Sakti Baru Dimasukkan Dalam APBN 2020

Terkait penyusunan pagu indikatif 2020, dia mengingatkan agar kesinambungan pembangunan harus difokuskan pada penguatan sumber daya manusia (SDM) dan perlindungan sosial melanjutkan program 2019.

“Rencana anggaran untuk 2020 harus detail dan sesuai dengan prioritas pembangunan, dan yang juga paling utama harus bisa dilaksanakan dan bisa diukur hasilnya,” tandas Jokowi. (jpnn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.