Muhammadiyah Sudah Tetapkan Awal Puasa, Kemenag Baru Pantau Hilal 5 Mei

Senin, 22 April 2019 - 12:22 WIB

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Kementerian Agama mengagendakan sidang isbat penetapan awal puasa 2019 atau 1 Ramadan 1440 Hijriyah pada Minggu (5/5) sore. Sementara Muhammadiyah sudah memutuskan awal puasa tahun ini jatuh pada Senin (6/5).

Dirjen Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kemenag, Muhammadiyah Amin menuturkan seperti biasanya penetapan awal puasa, lebaran, maupun Idul Adha diambil dalam sidang isbat. Keputusan dalam sidang itu akan mengacu pada pemantauan hilal di sejumlah titik di Indonesia.

Muhammadiyah mengaku tidak mempersoalkan keputusan Muhammadiyah yang sudah menetapkan awal puasa jatuh pada 6 Mei.

“Semoga (1 Ramadan hasil sidang isbat, Red) bisa sama dengan yang telah diumumkan oleh PP Muhammadiyah,” katanya seperti diberitakan Jawa Pos.

Dia menuturkan jika saat sidang isbat nanti hilal atau bulan muda bisa dilihat atau diamati, maka awal puasa jatuh pada 6 Mei.

Dengan demikian pada 5 Mei malam, umat Islam sudah mulai melaksanakan salat tarawih. Sebaliknya jika pada 5 Mei hilal tidak tampak atau tidak teramati, maka 1 Ramadan atau awal puasa jatuh pada 7 Mei.

Meskipun belum ada keputusan, hampir bisa dipastikan saat digelar sidang isbat nanti hilal akan wujud atau terlihat. Pasalnya merujuk pada hisab atau perhitungan Muhammadiyah, tinggi hilal pada 5 Mei nanti mencapai 5 derajat di atas ufuk. Sehingga cukup mudah untuk diamati para perukyat.

“Mari mempersiapkan diri dalam menyambut bulan suci Ramadan,” katanya. Dia menegaskan Kemenag menggelar sidang isbat sebagai upaya menjalankan Fatwa MUI No 2/2004.

Dalam fatwa tersebut dinyatakan bahwa dalam menetapkan hijriyah yang terkait dengan ibadah, harus dengan isbat. Termasuk penetapan 1 Ramadan.

Amin juga mengatakan bulan Ramadan tahun ini menjadi momentum merajut kebersamaan umat Islam di Indonesia. “Yang boleh jadi menjelang pesta rakyat pileg dan pilpres kita ada perbedaan,” tuturnya.

Dia berharap umat Islam bisa menjalankan ibadah puasa dengan khusyuk dan dipenuhi rasa toleransi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.