Paskah Berdarah di Sri Lanka, Total 207 Orang Tewas

Senin, 22 April 2019 09:43

FAJAR.CO.ID, KOLOMBO–Gereja St Anthony luluh lantak. Hampir seluruh genting jatuh. Puing-puing berserakan di lantai bercampur genangan darah. Tempat ibadah tersebut menjadi sasaran pertama ledakan bom di Sri Lanka, Minggu (21/4/2019).Mereka yang selamat hanya bisa memandang ngeri dan pasrah. Jemaat yang kehilangan nyawa ditutup kain seadanya sembari menunggu paramedis tiba. “Saya melihat tumpukan orang di lantai yang bermandikan darah dan jelaga,” ungkap Yasmin Chiristina Rodrigo, jemaat yang selamat.Korban jiwa cukup banyak karena gereja penuh orang-orang yang menghadiri misa Paskah. Perempuan 31 tahun itu duduk di deretan bangku bagian tengah saat bom meledak. Tubuhnya dipenuhi butiran debu dan batu bata yang hancur. Sesaat setelah ledakan, dia mendengar teriakan dan tangisan dari sisi belakang. Ruang misa dipenuhi bau benda terbakar. Orang-orang lantas berebut keluar ruangan.Ledakan di Gereja St Anthony itu hanyalah pembuka. Masih ada tujuh ledakan lain di berbagai lokasi. Setiap ledakan berjarak sekitar 30 menit hingga sejam. Tiga di antaranya terjadi di hotel mewah di Kolombo. Yaitu, Cinnamon Grand, Shangri-La, dan Kingsbury. Tiga hotel tersebut dikenal sebagai jujukan tamu asing. Total 207 orang dilaporkan tewas dan ratusan lainnya luka-luka.

Bagikan berita ini:
1
3
9
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar