Sekarang Terbukti Kalau Pemecatan Mourinho Bukan Solusi bagi MU

Senin, 22 April 2019 - 19:28 WIB
Paul Pogba disarankan dijual MU usai kekalahan memalukan di markas Everton/Reuters

FAJAR.CO.ID, MANCHESTER—Legenda sekaligus mantan kapten Manchester United, Gary Neville angkat bicara setelah kekalahan memalukan MU di markas Everton. Setelah enam kekalahan dalam delapan laga terakhir, ia mempertegas pernyataan bahwa memecat Jose Mourinho bukan solusi United.

Setelah awal yang begitu luar biasa di masa jabatannya, pelatih Ole Gunnar Solskjaer yang menggantikan Mourinho Desember lalu kini menghadapi perjuangan berat untuk lolos ke Liga Champions. Meskipun harapan finish empat besar masih terbuka, mereka bakal berat bersaing dengan tiga klub London yang ada di atas mereka.

“Semua orang menyalahkan Mourinho. Dia adalah salah satu manajer paling sukses dalam 20 tahun terakhir dan dia kehilangan kepercayaan pada para pemain itu. Saya akan membayangkan semakin banyak Ole melihat para pemain itu sekarang semakin dia akan kehilangan kepercayaan pada mereka. Mereka mengecewakannya,” tegas Neville di Metro.

Bagi Neville, masalah MU bukan pada pelatih. Karena itu, ia menegaskan bintang yang tampak loyo di lapangan sebaiknya dijual saja. Neville percaya bahwa mantan klubnya harus fokus menentukan siapa yang harus mereka kirim keluar sebelum mengalihkan perhatiannya untuk memperkuat skuat dengan pemain baru .

Ditanya apakah Paul Pogba akan menjadi salah satu pemain yang akan ia jual, Neville mengatakan kepada presenter Sky Sports Dave Jones: “Saya tidak perlu menyebutkan nama Dave, semua orang tahu siapa mereka. Mereka ada di koran setiap hari, mereka ada di media sosial. Dia akan berurusan dengan mereka,” ujarnya.

“Setiap pemain yang tidak memiliki sikap. Lupakan bakat. Saya telah jatuh ke dalam perangkap selama 18 bulan terakhir berbicara tentang ‘oh mereka punya potensi dan bakat’. Lupakan. Jika mereka tidak bekerja keras dan tidak punya sikap untuk berlari dengan jersey itu maka singkirkan mereka,” tegas Neville.

“Saya menonton para pemain di sini untuk Liverpool dan Man City dan mereka bekerja dengan sangat baik dan saya menyaksikan para pemain Man Utd berjalan-jalan, berjalan-jalan santai di belakang. Saya melihatnya di Barcelona. Saya tidak keberatan kalah dalam pertandingan atau kebobolan, tetapi Anda tidak boleh di bawah standar etika kerja yang diharapkan di klub itu,” kritiknya. (Metro/amr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.