BAZNAS Ajak Masyarakat Berdonasi untuk Korban Tsunami Lombok

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Bencana alam yang terjadi di Lombok, Palu serta Donggala telah menyebabkan banyak kerugian dan meninggalkan duka mendalam. Di Lombok ditemukan 371.966 rumah rusak dan 431.416 masyarakatnya harus hidup sebagai pengungsi.

Sedangkan di wilayah Palu dan Donggala sebanyak 64.317 rumah mengalami kerusakan hingga hilang dan 77.084 jiwa harus mengungsi. Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah pun menyatakan rangkaian bencana tsunami, gempa dan likuifaksi di wilayahnya telah menyebabkan kerugian yang ditaksir dapat mencapai sekitar 20 triliun.

Ahmad Fikri, Kepala Divisi Pendistribusian Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) mengatakan banyak sarana dan prasana di wilayah-wilayah tersebut yang rusak sehingga menghambat berbagai aktivitas masyarakat, salah satunya kegiatan belajar mengajar.

“Selain itu, fasilitas kesehatan juga masih sangat dibutuhkan karena hingga sekarang sebagian besar masyarakat tinggal di pengungsian yang padat dengan fasilitas sanitasi terbatas, membuat mereka lebih rentan terkena penyakit,” jelas Ahmad Fikri pada temu media “Ramadhan Berbagi: Beli Kebutuhanmu, Beri Kebaikanmu” oleh Unilever di Jakarta, Selasa (23/4).

Meski telah melewati masa krisis bencana, mereka yang bertahan masih membutuhkan dukungan untuk membangun dan mengembalikan kehidupan seperti sedia kala. Kini secara perlahan sebagian masyarakat mulai mencoba bangkit dan kembali beraktivitas.

Namun memang upaya untuk mengembalikan kehidupan mereka seperti sedia kala masih membutuhkan waktu yang sangat lama, bahkan diprediksi hingga lebih dari 3 tahun.

Untuk mempercepat proses ini, pihak pemerintah masih menggalakkan dukungan dari berbagai pihak sehingga tahap pemulihan dan rekonstruksi ini dapat berjalan secara berkesinambungan.

Fakta-fakta ini yang mendorong Unilever Indonesia menginisiasi program “Ramadhan Berbagi: Beli Kebutuhanmu, Beri Kebaikanmu” bersama BAZNAS dalam memberikan dukungan pasca bencana kepada masyarakat di wilayah Lombok, Palu serta Donggala agar mereka dapat menata ulang kehidupannya.

Setiap pembelian produk-produk Unilever selama bulan Ramadhan akan dikumpulkan sebagai bentuk donasi yang kelak disalurkan oleh BAZNAS untuk membangun sejumlah infrastruktur meliputi sekolah, Rumah Sehat dan Mobil Sehat di wilayah-wilayah tersebut.

Secara detil, Fikri menjelaskan bentuk dukungan yang akan disalurkan. Kelak sebanyak tiga Rumah Sehat dan tiga Mobil Sehat akan dibangun dan beroperasi di tiga titik di wilayah Lombok, Palu dan Donggala.

“Selain itu, kami juga akan membangun satu unit sekolah di daerah Donggala. Pada akhirnya, pendirian Rumah Sehat di lebih banyak titik dipercaya akan lebih memudahkan akses layanan kesehatan bagi masyarakat, sedangkan fasilitas sekolah memadai akan memungkinkan generasi muda di Donggala untuk kembali mengenyam pendidikan yang berkualitas,” jelasnya.

“Sebagai kelanjutan dari program tanggap bencana yang telah dilakukan tahun lalu, program ‘Ramadhan Berbagi: Beli Kebutuhanmu, Beri Kebaikanmu’ bermaksud menjawab beberapa kebutuhan krusial yang dibutuhkan untuk menunjang keseharian masyarakat di Lombok, Palu serta Donggala, terutama pada pilar pendidikan dan kesehatan,” kata Sinta Kaniawati, Head of Sustainable Business and Unilever Indonesia Foundation.

Tidak hanya itu, agar saudara-saudara muslim kita tetap dapat merasakan hangatnya kebersamaan dan kebahagiaan menjalani Ramadan pertama mereka di tengah kondisi yang jauh berbeda dan penuh keterbatasan, Unilever Indonesia juga akan menggelar buka puasa bersama setiap minggu pada hari Jumat selama bulan suci di tiga titik lokasi pengungsian yang tersebar di wilayah Lombok, Palu, dan Donggala.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...