Cegah Miningitis dengan 5 Cara

Selasa, 23 April 2019 - 08:03 WIB

FAJAR.CO.ID–Meningitis merupakan radang selaput otak yang terjadi akibat adanya infeksi virus atau bakteri. Penyakit ini sempat tenar pada 2014 dan 2015, khususnya setelah komedian Olga Syahputra mengalaminya hingga akhirnya tutup usia.

Berdasarkan penjelasan dr. Sepriani Timurtini Limbong dari KlikDokter, meningitis terjadi saat virus atau bakteri masuk ke cairan otak. Kondisi ini bisa menyerang siapa saja, namun paling sering pada bayi dan kelompok usia lanjut.

Meningitis akibat infeksi virus tidak sama dengan meningitis akibat infeksi bakteri. Perbedaannya adalah sebagai berikut:

Meningitis virus

Menurut dr. Rio Aditya kepada KlikDokter, meningitis akibat infeksi virus lebih sering terjadi pada anak dibandingkan orang dewasa. Meningitis jenis ini dapat sembuh dengan sendirinya, dalam waktu 7 hingga 10 hari. Meski begitu, keadaan pasien harus tetap dalam pengawasan yang ketat.

Meningitis bakteri

Meningitis yang disebabkan oleh infeksi bakteri bisa menjadi sangat serius dan berpotensi mematikan. Orang sehat sekalipun bisa terkena penyakit meningitis jenis ini. Akan tetapi, orang tua dan anak-anak lebih sering terkena dibandingkan dengan dewasa muda.

Mencegah meningitis

Meningitis adalah penyakit serius yang bisa berujung pada kematian. Karena itu, cara terbaik supaya tidak berakhir fatal akibat penyakit tersebut adalah dengan melakukan tindakan pencegahan.

Beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk mencegah meningitis adalah sebagai berikut:

1. Vaksinasi

Cara paling efektif untuk mencegah meningitis adalah dengan vaksinasi. Hal ini sangat perlu dilakukan, khususnya jika Anda adalah individu berusia 16 dan 21 tahun, atau tinggal bersama dengan orang lain yang bukan keluarga, seperti di asrama.

Selain itu, vaksin untuk mencegah meningitis juga disarankan bagi Anda yang hendak memasuki militer, bepergian, atau berencana untuk tinggal di negara tempat endemis meningitis bakteri. Mendapatkan vaksinasi campak, gondong, rubella, dan cacar air dapat membantu mencegah meningitis virus.

2. Jangan berbagi barang pribadi

Risiko meningitis bisa meningkat tinggi jika Anda melakukan kontak dengan sekresi pernapasan atau tenggorokan, seperti air liur, dahak, lendir hidung dari seseorang yang terinfeksi, baik melalui ciuman atau berbagi barang-barang pribadi.

Anda dapat mencegah penyebaran meningitis dengan tidak berbagi pakai barang-barang dengan orang lain, seperti gelas, botol air, sedotan, sikat gigi, lipstik atau lipgloss.

3. Jaga jarak dari orang yang terinfeksi

Anda berisiko tinggi tertular meningitis jika berada cukup dekat dengan orang yang terinfeksi. Selain itu, jika keluarga atau kerabat dekat mengalami infeksi saluran pernapasan, jauhkanlah diri Anda setidaknya 1 meter. Jarak itu adalah jarak aman Anda agar tak tertular penyakit terkait.

Satu hal yang perlu diingat, meningitis bakteri tidak mudah ditularkan. Anda tidak akan tertular penyakit meningitis hanya dengan menghirup udara di sekitar penderita.

4. Jangan malas cuci tangan

Virus dan bakteri yang menjadi penyebab meningitis dapat dengan mudah hinggap di tangan Anda. Oleh karena itu, jika tak ingin mengalami meningitis, Anda wajib mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir secara berkala.

Saat mencuci tangan, pastikan untuk menggosok tangan secara teliti hingga ke sela-sela jari, termasuk kuku. Gosok tangan Anda selama 20 detik lalu bilas dan keringkan dengan handuk bersih.

5. Optimalkan sistem kekebalan tubuh

Sistem kekebalan yang optimal dapat membantu mencegah infeksi dari virus dan bakteri penyebab meningitis.

Supaya sistem kekebalan tubuh Anda terus optimal, konsumsilah makanan bergizi seimbang yang terdiri dari sayur dan buah-buahan, berolahraga secara rutin dan teratur, kelola stres dengan baik, minum air putih 2 liter per hari, dan cukupi kebutuhan tidur malam setiap hari.

Jika beberapa waktu belakangan sempat berkontak dengan penderita meningitis, Anda dianjurkan untuk berkonsultasi dengan dokter untuk memastikan kondisi kesehatan.

Selain itu, Anda juga sangat dianjurkan untuk berobat ke dokter jika mengalami gejala-gejala seperti demam tinggi, sakit kepala berat yang berkelanjutan, leher kaku, muntah, dan tidak nyaman pada kondisi cahaya terang.

Jangan tinggal diam dan membiarkan meningitis menyerang. Lakukan tindakan-tindakan pencegahan dan segera periksakan diri ke dokter jika Anda merasa mengalami gejala penyakit ini! (jpnn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.