Datang ke Kantor Bawaslu, Tapi Ketua PPP Makassar Malah Tak Beri Keterangan

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR– Ketua Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kota Makassar, Busranuddin Baso Tika (BBT) memenuhi panggilan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Makassar, Selasa, 23 April.

Pemenuhan panggilan tersebut untuk melakukan klarifikasi terkait laporan dugaan money politik.

“Soal money politik itu tidak mungkin saya lakukan, saya kan paham aturan, saya datang disini diminta untuk klarifikasi mungkin ada yang melapor,” ungkap BBT.

Ironinya, humas Bawaslu Makassar, Muhammad Maulana menuturkan jika memang BBT memenuhi panggilan namun menolak untuk diambil keterangan, bahkan katanya, ia langsung meninggalkan ruangan.

“Jadi tadi yang bersangkutan (BBT) itu menolak untuk diambil keterangannya, pada saat kami kemudian melakukan klarifikasi yang bersangkutan langsung meninggalkan ruangan klarifikasi dan menolak untuk diperiksa lebih lanjut,” tutur Maulana.

Tak hanya itu, ia juga menolak untuk menandatangani berita acara sumpah yang merupakan syarat formil Bawaslu jika ingin melakukan proses klarifikasi.

“Sebelumnya pun pada saat bermula, yang bersangkutan juga menolak untuk menandatangani berita acara sumlah yang menjadi syarat formil kami dalam proses melakukan klarifikasi. Jadi kesimpulannya, yang bersangkutan ini menolak untuk memberikan keterangan,” katanya.

Untuk itu, Bawaslu Makassar kembali akan memeriksa saksi lainyya. “Langkah selanjutnya yang akan kami lakukan adalah tentu saja kami akan memeriksa saksi-saksi lainnya, namun pada perinsipnya terkait temuan tersebut sejauh ini kami memandang bahwa sejauh ini saksi-saksi yang kami periksa itu sudah cukup,” jelasnya. (taq)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment