Korban Bom Capai 310 Orang, Sri Lanka Makamkan Massal

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, KOLOMBO–Sri Lanka mulai memakamkan para korban ledakan bom di negara itu. Korban tewas akibat pengeboman sejumlah gereja dan hotel telah meningkat menjadi 310 orang.

Sebelum pemakaman, pemerintah meminta masyarakat mengheningkan cipta selama tiga menit. Keadaan darurat nasional juga diberlakukan untuk mencegah serangan bom lebih lanjut.

Pemerintah Sri Lanka menyalahkan dan menuding pelaku pengeboman adalah kelompok National Thowheed Jamath (NTJ). Polisi kini telah menahan 40 tersangka sehubungan dengan serangan itu.

Pemakaman massal berlangsung di Gereja St Sebastian di Negombo, utara Kolombo. Ini merupakan salah satu tempat terjadinya serangan bom pada Minggu (21/4). Bendera diturunkan setengah tiang dan orang-orang menundukkan kepala dalam diam. Mereka berdoa dan memberikan penghormatan terakhir kepada para korban.

Hingga saat ini, Pemerintah Sri Lanka masih memblokir akses ke Facebook, Whatsapp, dan Instagram pascaledakan bom beruntun. Hal ini dilakukan untuk mencegah terjadinya penyebaran hoaks maupun berita-berita yang tidak bisa dipertanggungjawabkan.

Baca Juga: Pasca Teror Bom, Sri Lanka Blokir Media Sosial

NTJ, kelompok yang disebut oleh pemerintah sebagai tersangka utama, tidak memiliki sejarah serangan skala besar. Namun mereka jadi populer pada tahun lalu karena merusak patung-patung Buddha. Namun baik NTJ, maupun kelompok lain, tidak mengakui melakukan serangan bom pada Minggu kemarin. (jp)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...