KPU: Tak Ada Pemilu Lanjutan di Australia

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, JAKARTA–Harapan WNI di Australia yang belum sempat mencoblos, untuk menyalurkan hak pilihnya pada pemilu 2019 kandas. Komisioner Komisi Pemilihan Umum RI (KPU), Wahyu Setiawan mengatakan, KPU memutuskan tidak menggelar pemungutan suara lanjutan di Sydney, Australia. Ia menjelaskan, keputusan ini diambil setelah Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) dan Panitia Pengawas Luar Negeri (Panwaslu LN) sepakat tidak menggelar pemungutan suara lanjutan.

“Informasi yang kami terima ada kesepakatan antara PPLN dan Panwaslu di Sydney untuk tidak perlu melakukan pemungutan suara berikutnya. Itu sudah ada kesepakatan,” ujar Wahyu di Kantor KPU, Jakarta, Selasa (23/4).

Maka dari itu, berdasarkan kajian tersebut ditambah usulan dari berbagai pihak, maka diputuskan tidak ada pemilu lanjutan di negeri Kanguru itu. “Kesepakatan itu kan melalui kajian-kajian yang mendalam, (jadi) tidak serta-merta,” ungkapnya.

Sebelumnya, Bawaslu‎ merekomendasikan pemungutan suara lanjutan di Sydney, Australia. Hal ini dilakukan untuk memenuhi hak pilih warga negara Indonesia (WNI) dan menjaga integritas proses penyelenggaraan pemilu 2019.

Anggota Bawaslu, ‎Fritz Edward Siregar mengatakan, ‎dilakukannya pemungutan suara lanjutan dikarenakan banyak WNI yang tidak dapat menggunakan hak pilihnya. Hal itu dikarenakan TPS tutup pada pukul 18.00 waktu setempat.

Fritz mengatakan, pemungutan suara lanjutan ini hanya untuk WNI yang sudah mengantre saat pencoblosan di TPS beberapa waktu lalu. ‎Sehingga bukan untuk WNI yang baru mendaftar.

Baca Juga: Australia Puji Kesuksesan Pemilu Indonesia

“Kami memerintahkan untuk melakukan pemungutan suara lanjutan bagi pemilih di Sydney yang telah terdaftar dalam DPT, DPTb, ataupun terdaftar dalam DPK yang telah berada dalam antrean tetapi belum menggunakan hak pilih di TPS, sesuai mekanisme yang diatur dalam peraturan perundang-undangan,” ujarnya. (jp)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...