Sri Mulyani Setuju Beri Santunan Penyelenggara Pemilu yang Meninggal

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, JAKARTA–Menteri Keuangan RI, Sri Mulyani sudah mendengar kabar mengenai banyaknya penyelenggara pemilu yang meninggal dunia selama pelaksanaan Pemilu Serentak 2019. Mulai petugas KPPS, anggota Panwaslu, dan personel Polri.

Selaku menteri maupun pribadi, perempuan kelahiran Bandar Lampung itu menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya petugas yang mengawal pemilu berjalan adil, aman, dan akuntabel.

Mengenai tunjangan bagi puluhan petuugas KPPS, Panwaslu, dan personel Polri yang meninggal, menteri yang beken disapa dengan panggilan Ani ini memastikan ketersediaan anggarannya.

“Mengenai usulan untuk mendapatkan tunjangan, saya sudah mengecek, kemungkinan kita bisa mengakomodasi melalui standar biaya yang tidak biasa,” ucap Ani di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat pada Selasa (23/4).

Baca Juga: Penyelenggara Meninggal, KPU Usul Santunan Rp36 Juta

Oleh karena itu, pihaknya akan melihat berapa kebutuhan anggaran, yang nantinya diusulkan sebagai tunjangan bagi para pejuang demokrasi tersebut. “Nanti kami lihat berapa kebutuhan dan memutuskan sesuai peraturan perundang-undangan,” tambahnya.

Mengacu data resmi KPU, jumlah petugas KPPS yang meninggal di berbagai daerah sudah mencapai 91 orang. Sebanyak 15 anggota Polri meninggal. Sementara, dari panwaslu hingga Senin (22/4) ada 27 orang meninggal dunia. (jpnn)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...