Terima Suap Rp2,25 Miliar, Idrus Marham Divonis 3 Tahun

Selasa, 23 April 2019 14:17

FAJAR.CO.ID, JAKARTA–Mantan Sekjen Partai Golkar, Idrus Marham divonis 3 tahun penjara dengan denda Rp150 juta subsider 2 bulan kurungan. Idrus dinilai terbukti bersalah menerima suap senilai Rp2,25 miliar dari pengusaha Johanes Budisutrisno Kotjo.“Menyatakan terdakwa Idrus Marham telah terbukti secara sah dan meyakinkan menurut hukum bersalah melakukan tindak pidana korupsi,” kata Hakim Ketua Yanto saat membacakan amar putusan dalam sidang di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Selasa (23/4).Hakim menyatakan, mantan Menteri Sosial (Mensos) ini terbukti menerima uang itu bersama-sama dengan mantan Wakil Ketua Komisi VII DPR, Eni Maulani Saragih karena membantu Kotjo mendapatkan proyek di Pembangkit Listrik Negara (PLN). Kotjo sendiri berperan sebagai pemegang saham Blackgold Natural Resources Ltd (BNR) yang ingin mendapatkan proyek di PLN.Kemudian, Kotjo menggandeng perusahaan asal Tiongkok, yaitu China Huadian Engineering Company Ltd (CHEC), sebagai investor. Namun Kotjo sempat kesulitan berkomunikasi dengan pihak PLN, sehingga meminta bantuan Setya Novanto sebagai kawan lamanya.Novanto pun setuju dan mempertemukan Kotjo dengan Eni sebagai anggota DPR yang membidangi energi, riset, teknologi, dan lingkungan hidup. Eni pun membantu Kotjo tapi dalam perjalanannya Novanto dijerat KPK sebagai tersangka kasus korupsi terkait proyek e-KTP.

Bagikan berita ini:
4
4
6
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar