Aktivis Gerakan Payung, Dua Profesor Ini Dihukum 16 Bulan

Rabu, 24 April 2019 - 14:29 WIB

FAJAR.CO.ID, HONG KONG–Empat aktivis Hong Kong dijatuhi hukuman hingga 16 bulan penjara, karena peran mereka dalam demonstrasi pro-demokrasi. Empat orang lainnya menerima hukuman percobaan pada Rabu (24/4), sementara satu hukumannya ditunda hingga Juni.

Dilansir dari BBC, kesembilan aktivis itu dinyatakan bersalah awal bulan ini karena keterlibatan mereka dalam Gerakan Payung. Pengunjuk rasa melumpuhkan Hong Kong pada 2014 ketika mereka menuntut hak wilayah untuk memilih pemimpinnya.

Hakim, Johnny Chan menjatuhkan hukuman di Pengadilan Hakim Kowloon Barat pada Rabu pagi. Dia mengatakan, mereka menyebabkan ketidaknyamanan dan penderitaan yang berlebihan yang disebabkan oleh gerakan itu.

Profesor Sosiologi, Chan Kin Man, 60, dan Profesor Hukum, Benny Tai, 54, yang membantu mendirikan kelompok itu, keduanya menerima hukuman penjara 16 bulan. Pensiunan menteri Baptis berusia 75 tahun Chu Yiu Ming, juga menerima hukuman 16 bulan, tetapi hukuman itu ditangguhkan selama dua tahun.

Baca Juga: Perkuat Sekutu, Kim Jong Un Temui Putin

Ketiganya dipandang sebagai pendiri gerakan yang menggembleng para pengunjuk rasa dalam kampanye pembangkangan sipil. Protes dimulai sebagai reaksi terhadap keputusan yang dibuat Tiongkok, memungkinkan akan ada pemilihan langsung pada 2017, tetapi hanya dari daftar calon yang disetujui sebelumnya oleh Beijing.

Beijing sangat sensitif tentang status Hong Kong dan setiap seruan untuk otonomi lebih besar dari Tiongkok. Seperti diketahui, bekas koloni Inggris itu dikembalikan pada tahun 1997 dengan syarat akan mempertahankan tingkat otonomi yang lebih besar, kecuali dalam urusan luar negeri dan pertahanan selama 50 tahun. (jp)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.