Kasus Suap Romi, KPK Periksa Lukman Hakim Saifuddin

Rabu, 24 April 2019 - 09:07 WIB

FAJAR.CO.ID, JAKARTA–Menteri Agama (Menag), Lukman Hakim Saifuddin dipanggil penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Rabu (24/4). Dia akan diperiksa terkait kasus dugaan suap yang melibatkan eks Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan Romahurmuziy (Romi).

Juru Bicara KPK, Febri Diansyah menyatakan, Lukman diperiksa dalam kapasitasnya sebagai saksi. “Yang bersangkutan akan diperiksa untuk Romi,” ucapnya pada awak media, Rabu (24/4).

Selain Lukman, KPK juga memanggil saksi lainnya. Mereka ialah Aulia Muttaqin selaku anggota Pansel Jabatan Pimpinan Tinggi Kemenag, Muhammad Amin selaku anggota Pansel Jabatan Pimpinan Tinggi Kemenag, dan Gugus Joko Waskito selaku Staf Ahli Menag. “Mereka juga akan diperiksa sebagai saksi untuk RMY (Romahurmuziy),” imbuhnya.

Dia pun berharap agar para saksi bisa menghadiri panggilan KPK dan memberikan keterangan secara kooperatif. “Bisa memberikan keterangan yang diperlukan tim KPK,” tukasnya.

Dalam kasus ini, Romi sudah ditetapkan KPK sebagai tersangka karena diduga menerima suap. Selain Romi, KPK juga telah menetapkan dua orang lainnya sebagai tersangka. Mereka ialah Kepala Kantor Kemenag Gresik Muhammad Muafaq Wirahadi dan Kepala Kanwil Kemenag Jatim Haris Hasanuddin sebagai tersangka pemberi suap.

Romi diduga menerima suap Rp300 juta dari Muafaq dan Haris. Duit itu diduga diberikan agar Romi membantu proses seleksi jabatan yang sedang dijalani keduanya.

Baca Juga: Kasus Romi Tersangka, Menag Siap Dipanggil KPK

KPK menduga Romi bekerja sama dengan pihak internal Kemenag dalam membantu proses pengisian jabatan kedua orang itu. Alasannya, Romi duduk di Komisi XI DPR dan tak punya kewenangan terkait pengisian jabatan di Kemenag.

Dalam proses penyidikan, KPK juga sempat menggeledah ruang kerja Menag Lukman. Dari ruangannya, KPK menyita duit Rp180 juta dan USD 30 ribu. (jp)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.