Populerkan Gambang Semarang, Pemkot Gelar Lomba Senam Denok

Rabu, 24 April 2019 - 08:25 WIB

FAJAR.CO.ID, SEMARANG – Untuk lebih mempopulerkan lagu Gambang Semarang, Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang, Selasa (23/4), menggelar lomba Senam Denok Semarangan.

Lomba diikuti 16 peserta perwakilan kecamatan dan dibuka Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Semarang, Gurun Risyadmoko di Balaikota Semarang.

Gurun Risyadmoko mengatakan lomba ini sekaligus merupakan rangkaian kegiatan dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Kota Semarang yang ke-472.

Senam Denok Semarangan, lanjutnya, merupakan tari atau senam yang latar belakangnya lagu Gambang Semarang.

Namun lagu telah diubah dengan tempo lebih cepat menyesuaikan ketukan untuk senam. Jadinya aransemen musiknya mendekati musik jazz dengan tempo cepat.

“Total ada 16 peserta perwakilan dari kecamatan yang mengikuti kegiatan ini. Nantinya akan dipilih tiga terbaik sebagai juara, runner-up, dan pemenang ketiganya,” katanya di sela lomba.

Gurun Risyadmoko yang mewakili Walikota Semarang Hendrar Prihadi saat membuka acara memberikan apresiasi atas penyelenggaraan kegiatan tersebut.

“Ada dua hal positif yang bisa kita ambil dari kegiatan ini, yang pertama adalah anak-anak muda memiliki komitmen dan semangat untuk melestarikan budaya asli yang dimiliki Kota Semarang yaitu tari Gambang Semarang. Yang kedua, kami ingin ada hal-hal kreatif dan positif di mana kemudian anak-anak muda Kota Semarang memiliki kecintaan terhadap Gambang Semarang,” ujarnya.

Gurun menjelaskan, pihaknya juga ingin mengangkat lagu Gambang Semarang yang menjadi kebudayaan lokal Semarang. Senam Denok Semarangan sendiri merupakan pembaharuan dan modifikasi lagu Gambang Semarang, yang memadukan unsur olahraga dan budaya.

Senam Denok diperkenalkan sebagai budaya baru Kota Semarang. Senam ini diangkat dari Tari Denok yang menjadi ikon Kota Lunpia

“Kami juga rutin menggelar lomba di tingkat kecamatan, untuk lebih mempopulerkan Tari dan Senam Denok Semarangan ke masyarakat luas,” paparnya.

Sementara Kabid Sumber Daya Olahraga Dispora Kota Semarang, Sri Haryanto mengatakan, dalam lomba ini ada beberapa kriteria yang jadi penilaian.

Di antaranya stamina penari, penampilan, kekompakan, dan performa secara keseluruhan

“Untuk dewan juri kami melibatkan perwakilan sanggar senam, tim penggerak PKK, dan akademisi. Kami berharap dengan lomba ini Senam Denok Semarangan bisa lebih dikenal di masyarakat,” tandasnya.

(SEN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.