Saksi Demokrat Bulukumba Meninggal Dunia, Diduga karena Kelelahan

Rabu, 24 April 2019 - 23:19 WIB

FAJAR.CO.ID, BULUKUMBA –Saksi partai Demokrat Bulukumba untuk wilayah Kecamatan Rilau Ale, Syamsuddin ditemukan meninggal dunia, Rabu (24/4/2018). Kematiannya diduga karena kelelahan usai mengikuti rekapitulasi suara di tingkat kecamatan.

Kerabat korban, Sudirman mengatakan, sejak rekapitulasi suara dilakukan, Syamsuddin selalu pulang ke rumahnya sekitar pukul 01.30 hingga 02.30 wita. Dia sempat menegur korban karena melihat wajahnya pucat dan lelah. Tetapi korban tetap melanjutkan tugasnya, karena amanah dan mendapat mandat partai.

“Empat hari empat malam berturut-turut pulang tengah malam, sehari sebelum meninggal saya sempat tegur untuk istirahat tetapi dia tetap bertugas sebagai saksi,” ujarnya.

Kabar duka itu ia ketahui setelah mendengar suara histeris dari rumah korban. Ternyata anak Syamsuddin menemukan bapaknya terkapar di depan kamar mandi.

Dia duga telah mengambil air wuduh untuk melaksanakan salat subuh. Namun ajal terlebih dahulu menjemputnya. “Saya mendengar suara teriakan, langsung saya lari bersama istriku, pas sampai saya temui korban terkapar terjepit antara kursi dan tembok dalam posisi miring,” terangnya.

Atas peristiwa ini, pihak keluarga berharap perhatian pemerintah. Khususnya internal partai yang telah memberikan mandat kepada korban.

Sekretaris Demokrat Bulukumba, Andi Baso Zulkarnain tidak menyangka kader loyalnya tersebut secepat itu meninggalkannya. Terkait santunan, pihaknya akan membicarakan hal itu pada rapat nantinya.

“Kami turut berduka cita, kami kehilangan kader yang rajin bekerja untuk partai,” kuncinya. (sir)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.