UIN Alauddin Memanas, Mahasiswa Paksa Masuk ke Rektorat

Rabu, 24 April 2019 - 13:50 WIB
FAJAR.CO.ID, GOWA — Rektorat Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar (UINAM) memanas. Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Tolak Skorsing saling dorong dengan pihak keamanan kampus.
Aksi saling dorong tersebut terjadi karena tuntutan mereka tak dipenuhi pihak rektorat. Alhasil, mahasiswa memaksa masuk sehingga menimbulkan kegaduhan. Saling dorong pun tak terhindarkan.
Ratusan mahasiswa tersebut menolak keputusan skorsing 19 mahasiswa yang terlibat dalam tawuran antara Fakultas Syariah dan Hukum (FSH) dan Fakultas Dakwa dan Komunikasi (FDK) Oktober 2018 lalu.
Menurut mereka, keputusan skorsing yang dikeluarkan pihak kampus tidak sesuai dengan prosedur yang berlaku. Mahasiswa yang diduga sebagai dalang tawuran tidak diberi kesempatan untuk melakukan pembelaan dari komisi disiplin UINAM.
“Itu cacat prosedural. Pemanggilan hanya sekali. Seharusnya ada surat pemanggilan pembelaan terhadap mahasiswa,” ujar Presiden BEM UINAM, Junaedi, Rabu (24/4/2019).
Rektor UINAM, Prof Musafir Pababbari, ogah mengubah keputusan skorsing 19 mahasiswa tersebut. Menurutnya, itu dilakukan untuk memberi efek jera bagi mahasiswa yang tak berperilaku baik di kampus.
“Semua sudah sesuai prosedur. Tidak ada yang tidak sesuai prosedur. Kita tidak mau menzalimi mahasiswa,” ujar dia usai mengukuhkan 1115 wisudawan di Auditorium Kampus 2 UINAM. (ism)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.