Wiranto: Tak Ada Konspirasi Pemerintah, KPU, dan Bawaslu

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, JAKARTA–Menteri Kordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Wiranto membantah jika ada konspirasi antara pemerintah, Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) untuk memenangkan capres-cawapres tertentu. Menurutnya, itu merupakan tuduhan tanpa dasar.

“Tuduhan tersebut tentu sangat tendensius, ngawur, bernuansa fitnah, tidak benar dan tidak berdasar, yang diarahkan untuk mendelegitimasi pemerintah dan penyelenggara Pemilu,” ujar Wiranto usai memimpin Rakorsus di Kementerian Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan, Jalan Medan Merdeka Barat, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (24/4).

Wiranto menjelaskan, komisioner KPU dan Bawaslu dipilih oleh DPR RI, bukan presiden. Sehingga kemungkinan terjadi konspirasi sulit terjadi.

Selain itu, KPU dan Bawaslu juga bersifat mandiri. Sehingga independensinya bisa terjaga. “Dengan demikian tidak berada di bawah kendali pemerintah,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Wiranto menuturkan, apabila terjadi sebuah konspirasi, dipastikan dirinya akan mengetahui lebih awal daripada publik. Namun, sejauh itu tidak ada bukti telah terjadi kecurangan secara masif itu.

“Saya sebagai Menko yang membidangi politik nasional, pasti akan berperan aktif atau paling tidak tahu kalau memang konspirasi itu ada,” tegasnya.

Baca Juga: Retas Situs KPU 18 April, Polri Tangkap Pemuda Bernisial MAA

Oleh sebab itu, mantan Ketua Umum Partai Hanura itu meminta masyarakat tidak termakan isu-isu bohong itu. Apalagi jika terprovokasi berbuat di luar ketentuan hukum.

“Melalui penjelasan ini saya mengharapkan masyarakat jangan percaya terhadap berita-berita yang menyesatkan tersebut, apalagi terhasut untuk melakukan gerakan-gerakan yang hanya akan mengganggu kedamaian dan keamanan nasional,” pungkas Wiranto. (jp)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment