Inilah Lima Orang yang Diperiksa KPK Soal Kasus Korupsi e-KTP

Kamis, 25 April 2019 - 10:45 WIB

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil lima orang saksi terkait dugaan suap mega proyek KTP berbasis elektronik (e-KTP).

Mereka adalah Dirut PT Badan Klasifikasi Indonesia Rudiyanto, Direktur PT Quadra Solution Achmad Fauzi, Kepala Keuangan PT Quadra Solution Siti Buktiana, Manager Keuangan PT Sandipala Fajri Agus Setiawan, dan Direktur PT Dwiputra Karya Sukses Liaw Prasetyo.

“Yang bersangkutan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka MN (Markus Nari),” kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (25/4).

Dalam kasus ini, KPK telah menetapkan sedikitnya delapan orang tersangka di antaranya Irman, Sugiharto, Andi Agustinus alias Andi Narogong, Anang Sugiana Sudiardja, Irvanto Hendra Pambudi, Made Oka Masagung, dan Setya Novanto.

Kasus suap KTP-el yang merugikan negara sebesar Rp 2,3 triliun itu juga membuat Setnov harus mendekam di penjara selama 16 tahun.

Sementara, Markus Nari yang telah ditetapkan tersangka sejak 2 Juni 2017 lalu dan baru ditahan pada 1 April 2019 ini diduga merintangi proses penyidikan dan pengadilan. Karenanya ia dijerat dengan pasal berlapis dan diduga ikut menikmati uang hasil megakorupsi proyek pengadaan e-KTP.

Markus Nari diduga meminta uang kepada dua pejabat Kemendagri, Irman dan Sugiharto (terdakwa korupsi KTP-el), untuk memuluskan pembahasan proyek pengadaan KTP-el di DPR.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.