Karier Sofyan Basir Berakhir, Dicopot Dari Jabatan Dirut PLN

Kamis, 25 April 2019 18:06
Belum ada gambar

FAJAR.CO.ID,JAKARTA –Karier Sofyan Basir di PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) berakhir lebih cepat. Seiring dengan penetapannya sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), jabatan direktur utama (Dirut) harus dia tanggalkan. Sofyan kini telah dinonaktifkan dari perusahaan pelat merah tersebut.Posisi Dirut PLN untuk sementara diisi M. Ali, direktur human capital management PT PLN, sebagai pelaksana tugas (Plt). Penonaktifan Sofyan dari jabatan Dirut dilakukan sesuai dengan anggaran dasar rapat umum pemegang saham (RUPS) PT PLN.Sekretaris Kementerian BUMN Imam Apriyanto menyatakan, pihaknya mempunyai waktu 30 hari untuk melakukan proses pergantian Dirut. “Dan untuk sementara mengangkat Plt, Pak Muhammad Ali,” ujarnya kemarin (24/4). Sebagai informasi, Sofyan diangkat pada 23 Desember 2014 untuk masa jabatan lima tahun.Selain anggaran dasar, pergantian Dirut maksimal 30 hari tersebut merujuk pada Peraturan Menteri BUMN Nomor PER-03/MBU/02/2015. “Siang tadi (kemarin, Red) dekom (dewan komisaris) bergerak cepat dengan pertimbangan kegiatan operasional perusahaan tidak boleh terganggu untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat di bidang kelistrikan,” ungkapnya.Imam menambahkan, selain untuk memberikan pelayanan maksimal ke masyarakat, pergantian Dirut dilakukan sebagai wujud bahwa Kementerian BUMN tetap menghormati proses hukum Sofyan yang sedang bergulir di KPK.Senior Vice President (SVP) Hukum Korporat PLN Dedeng Hidayat membeberkan, saat ini Sofyan Basir tengah berada di Paris, Prancis, untuk mencari pendanaan. “Insya Allah minggu ini sudah ada di tanah air,” ucapnya kemarin. Dedeng tidak menjabarkan secara detail kegiatan Sofyan selama di sana. “Mungkin berangkat Minggu atau Senin. Detail pendanaan untuk apa, belum ada infonya,” imbuh dia.

Komentar