Kisah Buka Puasa Sembunyi-sembunyi di Kost Putri

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Setelah sukses dengan web seriesnya “Jalangkote Rasa Keju”, kini Aim Production kembali membuat web series spesial ramadan.
Kali ini web series kedua, mengangkat judul “Terima Kost Putri”. Film web series ini, rencana akan tayang minggu pertama bulan ramadhan di Channel Youtube. Menggandeng beberapa pemain dari Jalangkote Rasa
Penulis sekaligus sutradara film Terima Kost Putri, Rusmin Nuryadin, mengatakan, kisahnya tak jauh dengan web series yang dibuat Aim production sebelumnya. Film Terima Kost Putri ini bercerita tentang kisah anak muda yang hidup di tengah Kota Makassar.
Namun kata Mimin sapaan Rusmin Nuryadin, kali ini menonjolkan kehidupan dan kegiatan apa saja yang ada di kost-kosan putri selama bulan ramadhan. Mulai dari sahur, puasa hingga membatalkan puasa atau kata orang Makasar Buka cokko cokko (Bucok). Film ini seperti melihat diri sendiri atau perilaku seseorang ke teman-teman secara pribadi.
“Intrik inilah yang akan ditampilkan, bukan juga film religi tetapi drama yang dibalut komedi dan kisah romantis anak Makassar,”tuturnya saat ditemui FAJAR di lokasi Syuting, Markobar Labobar Jl Hertasning
Produser film Terima Kost Putri, Zulkarnain Gobel mengatakan dalam film akan dibuat sebanyak delapan episode, dengan durasi delapan hingga 15 menit. Sementara untuk jadwal tayangnya sendiri, akan tayang dua kali seminggu. Yakni Selasa dan kamis, di jam ngabuburit.
Lanjut Zulkarnain, selama proses syuting, kru dan pemain harus melalui 104 kali pengambilan gambar dengan durasi waktu delapan hari. Lokasi yang dipakai pun sekitar wilayah Makassar yakni Cafe Markobar Labobar Hertasning, perumahan Toddopuli dan salah satu rumah sakit di Makassar.
“Untuk pemain kita pakai kurang lebih 15 orang yang diambil dari para pemain Jalangkite Rasa Keju dan beberapa pemain baru,” ucap Pria yang identik dengan topinya ini.
Salah seorang pemain film Terima Kost Putri,  Sarifa Hana mengaku akan berperan sebagai Rima. Rima merupakan salah satu anak kost putri yang juga bekerja sebagai pelayan di cafe.
Dalam film ini kata Ifa sapaan Sarifah, karakternya menggambarkan cewek pekerja keras demi membiayainkekuarga dikampung. Namun disis lain, ia juga tipikal orang yang teledor.
“Kalau orang Makassar bilang sifatku di sini itu Rapa-rapa,”ucap Alumni Universitas Fajar Makassar ini.
Selain Sarifa Hana, film web series ini juga akan diperankan beberapa anak muda Makassar seperti Tirsa, Naila Irwan, Dini Arisandi dan Rafli Fawwaz. Seperti apa kisah mereka, tunggu selengkapnya di channel youtube saat ramadan.(wis)
Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment