Malapetaka Tambang di Bumi Nusantara

Oleh: Muhammad Ansarullah S. Tabbu (Alumnus Magister Pendidikan Geografi Pascasarjana Universitas Negeri Malang)

“Bumi ini cukup untuk tujuh genetasi, namun tidak akan pernah cukup untuk tujuh orang serakah” Mahatma Gandhi.

Apa yang diungkapkan oleh Mahatma Gandhi di atas memang benar adanya. Bahwa, keserakahan manusia sendirilah yang akan membuat kehidupan ini menjadi binasa. Begitupula yang akan dan sedang terjadi di Bumi Indonesia. Seperti yang kita saksikan beberapa akhir pekan ini melalui film dokumenter berdurasi pendek “The Sexy Killers” yang viral menjelang kontestasi pesta demokrasi di Indonesia.

Film pendek karya anak bangsa tersebut telah membuka mata dan menyadarkan kita bagaimana salah satu dari sekian ribu dampak dari pengelolaan energi di negeri yang kaya melimpah ruah SDA ini kian memprihatinkan. Film Sexy Killers merupakan satu dari 12 film oleh-oleh Dandhy dan Ucok Suparta, dari perjalanannya mengelilingi Indonesia dalam ekspedisi Indonesia Biru, yang dilakukan sepanjang tahun 2015. Sebelum merilis di YouTube, film telah diputar terlebih dulu di 476 titik Nobar (nonton bareng), pada tanggal 5-11 April 2019 (Tagar.id, 15 April 2019).

Film The Sexy Killer memang menarik dan rekomended untuk dipertontonkan kepada publik. Film itu, bercerita secara runut tentang proses perjalanan pembangunan PLTU, kemudian bagaimana batu bara yang menjadi bahan utamanya hingga dapat menghasilkan energi seperti yang dapat dikonsumsi saat ini yakni listrik yang menjadi bagian yang tak bisa dipisahkan dari kehidupan sehari-hari manusia.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : asrie

Comment

Loading...