Temukan Alat Pengubah Asap Rokok menjadi Oksigen

Kamis, 25 April 2019 09:03
Belum ada gambar

Gadis kelahiran Grobogan, 6 April 1998 ini, menceritakan perjuangannya bisa mengikuti lomba hingga ke kancah internasional untuk kali keduanya ini. Di mana ia membutuhkan waktu sekitar empat bulan untuk bisa memunculkan ide dahsyatnya itu.”Sejak Desember sudah ada persiapan. Ide itu muncul sudah cukup lama. Gabungan dari ide anggota yang ada di tim saya. Awalnya, ide ini muncul karena banyaknya dampak buruk dari asap rokok, terutama bagi perokok pasif,” ujarnya.Kemudian, mereka membuat alat purifikasi asap rokok dengan bahan lidah mertua. Alat tersebut dilengkapi dengan berbagai sensor pendeteksi asap. Setiap ada asap, secara otomatis kipas akan bergerak.Jika sensor tersebut mendeteksi sesuatu, maka asap akan terakumulasi di dalam. Corona discharge akan terkonversi menjadi oksigen melalui proses ozonisasi. Kemudian ekstrak lidah mertua akan menyerap asap dan menyerap gelombang elektromagnetik.

Aniswatul Khasanah bersama timnya yang berhasil meraih juara II di di Moscow, Russia, berkat temuan alat pengubah asap rokok menjadi oksigen. (DOK PRIBADI)
”Kami pakai tanaman sansevieria SP karena tanaman itu kaya manfaat dan mudah dicari. Kebetulan ekstrak sansevieria SP berguna meningkatkan efektivitas penyerapan asap, sekaligus bisa menyerap gelombang elektromagnetik yang bahaya,” ungkapnya.Sansevieria juga mengandung bahan aktif pregnane glikosida yang berfungsi mengurai polutan menjadi asam organik, gula, dan asam amino. Dengan demikian, polutan tersebut tak lagi berbahaya bagi manusia.

Komentar


VIDEO TERKINI